Berita

Foto/Net

Bisnis

ESDM Ingin Percepat Pengembangan Masela

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 08:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ingin mempercepat proyek pengembangan Blok Masela. Untuk merealisasi­kan target tersebut, Menteri ESDM Arcandra Tahar telah melakukan pertemuan dengan direksi operator Blok Masela, Inpex Masela Limited, pada Jumat (5/08).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kemente­rian ESDM IGusti Nyoman Wiratmaja Puja mengungkap­kan, upaya memulai upaya mempercepat pengembangan dilakukan dengan melakukan pembahasan secara insentif dengan Inpex.

"Sesuai arahan Menteri, tim akan bergerak terus, tiap minggu tim akan laporan ke Pak Menteri," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, IGusti Nyoman Wiratmaja Puja di Jakarta, pada akhir pekan.


Wiratmaja mengatakan, percepatan antara lain di­lakukan dengan mengebut menyelesaikan proses ad­ministrasi. Selain itu, men­jalankan beberapa proses secara paralel seperti analisis dampak lingkungan (Am­dal) yang bisa dilakukan bersamaan dengan tahap front end engineering design (FEED).

Soal pertemuan menteri dengan Inpex, Wiratmaja menjelaskan, perusahaan mi­gas asal Jepang tersebut juga menyampaikan permintaan agar tingkat pengembalian modal (Internal Rate of Re­turn/IRR) diperbaiki menjadi lebih menarik.

"Inpex kan sebagai investor selalu minta kalau bisa IRR yang atraktif untuk mereka, di kisaran kira-kira 15 persen," ungkapnya.

Selain itu, Inpex juga meminta beberapa keringanan untuk mengembangkan Masela, seperti insentif.

Wiratmaja mengaku pihaknya belum memberikan keputusan. Menurutnya, hal tersebutharus dibicarakan lebih intens. Karena itu, akan dilakukan pertemuan rutin untuk membahasnya.

"Keputusan final investasi (Final Investment Decision/ FID) kita harapkan selesai 2018," katanya.

Vice President Corpo­rate Services Inpex, Nico Muhyiddin mengaku, selain membahas Masela, pihaknya memanfaatkan pertemuan dengan Arcandra sebagai ajang perkenalan.

"Sifatnya kunjungan ke­hormatan karena ini menteri baru dan kami juga belum kenal sehingga pada kesem­patan ini kami gunakan untuk saling kenalan. Di sini kami juga kenalkan proyek Inpex di mana saja dan Inpex sudah cukup lama di Indonesia se­jak 50 tahun dan kami harap bisa stay sampai 50 tahun ke depan dan seterusnya," pungkasnya. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya