Berita

Hukum

Densus Bekuk 6 Terduga Teroris Jaringan Bahrun Naim Di Batam

JUMAT, 05 AGUSTUS 2016 | 13:27 WIB | LAPORAN:

Detasemen Khusus 88 Anti Teror mengamankan enam terduga teroris di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8).

Mereka yang ditangkap diduga jaringan kelompok Katibah Gigih Rahmat (KGR), pimpinan Gigih Rahmat Dewa. Keenam yakni Gigih Rahmat Dewa alias GRD (31), TS (46), ES (35), TR (21), HGY (20), dan MTS (19).

Di antara terduga teroris itu ada yang profesi sebagai pegawai bank dan juga karyawan pabrik.


Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, keenam terduga teroris ini ditangkap di beberapa lokasi berbeda seperti di Batam Center, Nagoya, Perumahan Cluster Sakura dan Jl Brigjen Katamso Batu Aji.

Keterlibatan kelompok dari GRD sebagai penampung dua suku Uighur yakni Doni yang dideportasi dan Ali yang tertangkap bersama Abu Musab di Bekasi.

Ali dijemput oleh tersangka bom bunuh diri Polresta Surakarta, Nur Rohman dari Batam ke Bogor selanjutnya dititipkan pada Abu Musab di Bekasi.

Selain itu, kelompok GRD juga menjadi fasilitator keberangkatan WNI yang hendak ke Suriah melalui Turki. Bahkan, kelompok ini juga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme yang bersumber dari Bahrun Naim.

Boy Rafli Amar menuturkan, penggerebekan terjadi di sebuah rumah di Blok FF 1 No 9 RT 07 RW 08 milik kediaman Gigih (31).

"Penggerebekan di Mediterania terkait terduga teroris inisial GRD, dia rumahnya di sana. Saat ini Densus 88 sedang mencari barang bukti di sana," jelas Boy di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (5/8).

Mantan kapolda Banten ini menambahkan, GRD diketahui  karyawan pabrik. Dia ditangkap pukul 07.21 WIB di Jalan Daeng Kamboja, Batam Center.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya