Berita

Tasya Kamila:NET

Blitz

Tasya Kamila, Terobsesi Menjadi Menteri

SENIN, 01 AGUSTUS 2016 | 08:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dulu artis cilik, tak terasa Tasya Kamila kini sudah berumur 23 tahun. Malah ia be­rencana menempuh pendidikan S2-nya di Universitas Columbia dengan mengambil jurusan public administration selama dua tahun. Hebatnya, Tasya ingin terjun ke dunia politik setelah lulus nanti.

"Kalau kebayang ke depan, saya kan punya yayasan bisa jadi konsultan atau melirik politik juga," ucap pelantun Aku Anak Gembala dan Libur Telah Tiba ini saat dijumpai Rakyat Merdeka.

Namun melirik dunia politik bukan berarti ingin terjun sebagai politikus murni. Menurut Tasya, anggapan terjun politiknya adalah bisa menjadi seorang menteri di kemudian hari.


"Alasan aku itu karena aku punya obsesi untuk jadi menteri ya. Aku penyuka lingkun­gan dan aku mengenali potensi aku di situ. Bidang lingkungan aku geluti. Makanya aku belajar jurusan itu."

Bicara fisik, paras Tasya tetap sama. Imut dan cantik. Kalau dilihat masih mirip waktu dulu masih kecil.

"Impian aku ingin cantik sampai tua, makanya aku rajin merawat diri. Jadi wanita yang menginspirasi banyak orang dan mem­berikan impact," ungkap pemain film Rumah Kentang dan Mall Klender ini.

Memiliki pipi tembem, Tasya tak malu. Justru karena chubby ia dikenal oleh teman maupun penggemar. "Banyak yang bilang chubby itu kayak jadi ciri khas aku," sel­orohnya sambil senyum.

Kendati begitu, Tasya juga tidak luput dari sasaran olok-olok kerabat dekat. "Ada yang bilang juga banyakin minum air putih. Karena kalau dehidrasi, airnya kesimpan di pipi," tambahnya, tertawa.

Sekitar dua minggu lagi Tasya pergi ke Amerika. Selama tinggal di perantauan, dia akan mengandalkan media sosial dan video streaming untuk berkomunikasi dengan keluarga.

"Aku belum pernah international school. Aku pengin menggali potensi aku seberapa jauh bisa menaklukan tantangan hidup di luar negeri sendiri. Mamaku paling galau bakal aku tinggal jauh," pungkasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya