Berita

foto :pospera

Hukum

Dikabari Ada Kasus Human Trafficking Di NTT, Jokowi Langsung Kontak Kapolri

SABTU, 30 JULI 2016 | 12:29 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo langsung meminta ajudannya menghubungi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian begitu dilaporkan adanya kasus human trafficking dan penjualan organ tubuh di Nusa Tenggara Timur.

"Saya minta bapak Kapolri memberikan perhatian serius terhadap kasus human trafficking disertai penjualan organ ini karena korbannya sudah mencapai 27 orang. Kalau perlu dibentuk tim khusus dari pusat untuk mengusut kasus ini," ujar Jokowi dalam pembicaraan via telepon dengan Kapolri di ruang tunggu VVIP bandara El Tari Kupang, NTT, Sabtu (30/7).

Tak sampai disitu, menurut Fendy Mugni, salah satu perwakilan DPP Pospera dalam rilisnya yang diterima redaksi, Jokowi juga meminta kronologi korban atas nama Yufrida (14) yang dibawa ke Malaysia tanpa sepengetahuan keluarga. Meski kembali, Yufrida sudah tak bernyawa dengan organ dalamnya hilang.


"Salah satu orangtua korban sedianya akan kami hadirkan saat itu tapi terkendala protokoler," tutur Fendy yang melaporkan kasus itu langsung ke Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam pertemuan bersama Presiden Jokowi yakni Ketua Umum DPP Pospera, Mustar Bona Ventura, Ketua DPD Pospera NTT Iant Lily dan jajaran pengurus Pospera NTT.

"Presiden dalam kesempatan tersebut bahkan meminta Kapolri untuk bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Panglima TNI yang diperlukan untuk segera menuntaskan kasus tersebut," demikian Fendy.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya