Berita

haris azhar/net

Hukum

Komnas HAM: Jangan Kriminalisasi Haris Azhar!

SABTU, 30 JULI 2016 | 12:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kesaksian tereksekusi mati almarhum Freddy Budiman pada 2014 lalu, yang baru kemarin diumbar Koordinator Kontras, Haris Azhar, sebaiknya tidak ditanggapi berlebihan oleh lembaga negara dan aparat yang disebut di dalamnya.

Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Maneger Nasution, menyarankan, informasi tersebut diklarifikasi dan digunakan untuk berbenah diri.

"Jangan kemudian mencari faktor di luar dirinya, apalagi dengan cara mengkriminalisasi warga negara yang mau mengambil tanggung jawab seperti Haris Azhar," kata Maneger dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (30/7).


Dia juga berharap negara mengapresiasi Haris Azhar, yang sebetulnya sudah membantu negara dalam pemenuhan hak-hak publik, khususnya hak atas informasi.

"Meskipun Haris Azhar belum tentu meminta, negara harus hadir menjamin keamanan warganya. Saya yakin LPSK tentu sudah memberi perhatian khusus. Komnas HAM sendiri, menyampaikan kepada publik dan kepada siapa pun bahwa kasus ini sangat serius. Dan, karena itu kami pastikan bahwa kasus ini dalam pantauan Komnas HAM," tegasnya.

Sedangkan oknum penegak hukum yang disebut-sebut dalam kesaksian itu, baik di Polri, BNN, TNI, bea cukai hingga sipir, harus diusut tuntas karena informasi tentang uang yang diberikan Freddy kepada aparat adalah termasuk dugaan suap.

"Sejatinya KPK juga secara serius menanggapi informasi ini. Karena kerugian bukan hanya materiil, ini berkaitan nyawa puluhan orang yang mati setiap harinya. Lebih dari itu, ini menyangkut masa depan bangsa," kata Maneger. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya