Berita

ahmad marzuqi/net

Hukum

Bupati Jepara Sampai Ditersangkakan, Kejati Jateng Kangkangi Instruksi Jokowi

MINGGU, 24 JULI 2016 | 17:09 WIB | LAPORAN:

Beberapa hari ini berkembang isu bahwa Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi tersandung masalah hukum, bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bantuan Dana Partai Politik (Banpol) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tahun 2011-2012.

Kuasa hukum Ahmad Marzuqi, Syaifudin menekankan, hingga kini dirinya belum menerima ataupun melihat surat keputusan yang menyatakan kliennya itu sudah  tersangka.

Dan jika betul statusnya tersangka, lanjut Syaifudin, maka keputusan itu jelas pembangkangan kejaksaan terhadap perintah presiden.


Presiden sudah menekankan jangan sampai ada kriminalisasi. Presiden juga menyampaikan yang niat nyolong dengan yang memenuhi administrasi. Ini jelas-jelas bupati tidak nyolong dan tidak menikmati. Hanya karena wakil bupati (Subroto) yang notabene adiknya Jaksa Agung (H.M Prasetyo) ingin jadi bupati menggunakan tangan Jaksa Agung, ini pasti kenapa ?" terangnya.

Lebih jauh, dia menuturkan, terakhir kali dirinya mendampingi Ahmad Marzuqi pada 6 Juni lalu di Kejaksaan Tinggi. Ketika itu disepakati perdamaian antara bupati dengan wabupnya.

"Yang membuat surat pernyataan adalah adik dari jaksa agung, bupati tinggal tanda tangan agar tidak akan maju lagi sebagai calon bupati, bahkan menjadi tim sukses wakil bupati," beber Syaifudin.

Sekali lagi ia menekankan tidak ada kerugian dalam hal ini. Apalagi, menurut dia, jumlah duit yang dipersoalkan tergolong ecek-ecek untuk kelas bupati.

Syaifudin juga menegaskan, surat itu ditandatangani kliennya tanpa unsur paksaan.

"Itu nego antara bupati dan wakil bupati sehingga muncul surat yang ditanda tangani oleh Bupati," imbuhnya.

Namun ia pun tak segan-segan mengambil langkah politisi maupun hukum jika Ahmad Marzuqi sampai dijadikan tersangka karena surat tersebut.

"Untuk langkah politis kami akan minta perlindungan langsung kepada Presiden, agar presiden konsisten seperti yang diucapkan di depan Kapolri dan Jaksa Agung, pada hari Rabu kemarin (20/7)," katanya.

"Saya bisa pastikan ini adalah kriminalisasi. Bagaimana mungkin seorang Jaksa Agung bisa mengumpulkan kepala desa se Jepara dan kami bisa buktikan itu," tegasnya lagi.

Intinya lanjut dia, pertemuan Jaksa Agung H.M Prasetyo dengan para kepala desa se Jepara beberapa waktu lalu guna meminta dukungan pencalonan adiknya menjadi bupati Jepara di Pilkada 2017 nanti.

"Karena Jaksa Agung punya hutang budi pada adiknya. Saya tidak menuduh perintah langsung jaksa agung atau tidak, yang jelas ada orang wakil bupati yang bermain di kejaksaan tinggi dan saya tahu orangnya persis," imbuhnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya