Berita

Bisnis

Kemenristekdikti Cetak Pengusaha Berbasis Teknologi Lewat IBT

MINGGU, 24 JULI 2016 | 14:47 WIB | LAPORAN:

Dalam rangka mencetak dan menumbuhkembangkan perusahaan-perusahaan pemula berbasis teknologi, serta untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggiatkan program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) yang telah berjalan sejak 2013.

Pada tahun ini, IBT merupaka program pada Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi melalui Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT).

"Program ini adalah skema pendanaan untuk lembaga inkubator dan perusahaan pemula berbasis teknologi, sebagai tenant dalam melakukan proses inkubasi guna meningkatkan daya saing perusahaan pemula. Sehingga mampu bertahan dan berkembang di pasar domestik atau global. Inkubasi bisnis merupakan suatu proses pembinaan, pendamping, dan pengembangan yang dilakukan oleh Inkubator kepada tenantnya," jelas Menristekdikti M. Nasir saat membuka pelatihan Inkubasi Bisnis Indonesia di Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (24/7).
 

 
Menurutnya, pada tahun 2016, terdapat 237 proposal yang dapat mengikuti program IBT. Setelah seleksi administratif dan dilanjutkan tahap presentasi inkubator, tenant yang lulus sebanyak 89 produk. Hasil akhir dari seleksi presentasi didapat 50 produk atau tenant untuk diinkubasi.

Kemenristekdikti bekerja sama dengan Smart Plus Accelerator dan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) menyelenggarakan program Pelatihan Inkubator Bisnis Teknologi untuk mendukung pelaksaan program IBT 2016. Pelatihan dilaksanakan pada 22-27 Juli 2016 di Gedung Techology Business Incubator Center (TBIC), Puspitek, Serpong yang diikuti 87 peserta.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh materi yang mencakup motivasi berwirausaha, konsep dan praktek inkubator bisnis teknologi, pembuataan SOP inkubator bisnis teknologi, pembuatan business plan, strategi pitching, pemasaran, pengelolaan keuangan. Dan kemampuan teknis lain untuk menunjang pengembangan bisnis. Sehingga, diharapkan kemampuan teknis dan keterampilan para peserta dapat ditingkatkan yang kemudian mencetak wirausaha berbasis teknologi yang mandiri dan berdaya saing.

"Kita tidak bisa sukses jadi pengusaha yang baik jika tidak dari kecil. Dan yang penting cara berpikir pentingnya akses teknologi dan inovasi dalam mengembangkan usaha hingga menjadi besar suatu saat nanti," beber Nasir.

Menteri Nasir meminta agar peserta tidak hanya melihat dana Rp 25 juta yang diberikan melalui IBT 2016 yang jumlahnya tidak besar untuk memulai usaha, namun bagaimana tenant terus melakukan inovasi dan bekerja keras untuk membesarkan usahanya.

"Kalau bisa (IBT) ini jadi pemantik saja untuk sukses. Jangan berharap besar bahwa pemerintah dapat membantu dalam jumlah besar tapi berusaha untuk besar sehingga dapat akses permodalan dari perbankan," ujarnya.

"Yang penting nanti bagaimana produk yang dihasilkan oleh tenant-tenant ini dapat dilindungi salah satunya dengan membantu mendapatkan Strandarisasi Nasional Indonesia (SNI) dari Badan Standarisasi Nasional (BSN)," demikian Nasir. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya