Berita

net

Bisnis

Produksi Migas Pertamina Diproyeksikan Meningkat

MINGGU, 24 JULI 2016 | 07:43 WIB | LAPORAN:

PT Pertamina (Persero) memproyeksikan produksi minyak dan gas bumi mencapai 656 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) pada akhir tahun, dengan disokong oleh pertumbuhan produksi di dalam dan luar negeri.
Proyeksi tersebut naik 8,1 persen dibandingkan dengan realisasi pada 2015. Tahun lalu, produksi migas Pertamina mencapai 606,7 ribu barrel of oil equivalent per day (BOEPD/barel minyak standar per hari)

Menurut Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, produksi minyak perseroan tahun ini diperkirakan naik sebesar 12,5 persen menjadi 313 ribu barel per Hari (BPH). Sementara realisasi produksi minyak tahun lalu sebanyak 278 ribu BPH. Di saat yang sama, produksi gas akan naik sekitar lima persen dari sebelumnya 1,90 bilion standard cubic feet per day (BSCFD/miliar standar kaki kubik per hari) menjadi 1,99 BSCFD.

"Proyeksi kenaikan sejalan dengan target pertumbuhan produksi tahunan sesuai aspirasi Pertamina hingga 2025 yang ditargetkan sebesar delapan persen per tahun. Kami optimis produksi migas Pertamina akan terus tumbuh, semua bersumber dari aset-aset eksisting maupun aset baru dari kegiatan anorganik," jelasnya ddalam keterangan pers, Minggu (24/7).

"Proyeksi kenaikan sejalan dengan target pertumbuhan produksi tahunan sesuai aspirasi Pertamina hingga 2025 yang ditargetkan sebesar delapan persen per tahun. Kami optimis produksi migas Pertamina akan terus tumbuh, semua bersumber dari aset-aset eksisting maupun aset baru dari kegiatan anorganik," jelasnya ddalam keterangan pers, Minggu (24/7).

Syamsu menjelaskan, peningkatan produksi terjadi pada aset-aset di dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri pertumbuhan mencapai 9,4 persen dibandingkan dengan tahun lalu yaitu dari semula 492,5 ribu BOEPD menjadi 539 ribu BOEPD. Produksi dalam negeri disokong oleh naiknya produksi kilang Banyu Urip yang tahun ini bagian produksi Pertamina akan mencapai sekitar 75 ribu BOEPD. Sementara, produksi dari luar negeri naik sekitar tiga persen atau menjadi 117 ribu BOEPD.

"Untuk semester kedua ini tambahan produksi juga diharapkan bersumber dari Proyek Pengembangan Gas Matindok sekitar 50 MMSCFD. Untuk luar negeri, tambahan minyak dari Aljazair setelah melakukan penambahan fasilitas produksi, Irak yang sukses melakukan water injection, serta potensi dari aktivitas merger dan akuisisi. Jika berjalan lancar, kemungkinan produksi akan lebih tinggi lagi," demikian Syamsu. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya