Berita

foto :net

Bisnis

43 Tahun Mangkrak, Menteri PUPR Tuntaskan Proyek SPAM

JUMAT, 22 JULI 2016 | 15:44 WIB | LAPORAN:

Pemerintah segera merealisasikan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan yang telah direncanakan selama 43 tahun lalu.

Komitmen realisasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) SPAM Umbulan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan PT Meta Adhyta Tirta Umbulan.

Dalam rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (22/7), penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.


Penandatanganan kerja sama proyek KPBU SPAM Umbulan dilakukan antara Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) KPBU SPAM Umbulan dengan Direktur PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Yusirin.

PT Meta Adhya Tirta Umbulan merupakan badan usaha yang melaksanakan proyek tersebut dan perusahaan yang dibentuk oleh konsorsium PT Medco Gas Indonesia dan PT Bangun Cipta Kontraktor selaku pemenang lelang Proyek KPBU SPAM Umbulan.

Pada saat yang bersamaan juga ditandatangani tiga perjanjian turunan yaitu perjanjian Regres antara Gubernur Jatim, Soekarwo dengan Direktur PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII), Sinthya Roesly.

Lalu Perjanjian Penyediaan Air Minum Curah antara Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Jawa Timur antara Direktur Utama PDAB Jatim, Joko Triono dengan Direktur PT Meta Adhya Tirta Umbulan Yusirin.

Kemudian Perjanjian antara PT PII dengan PT Meta Adhya Tirta.

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) siap memberikan jaminan terhadap Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Jawa Timur. Proyek KPBU SPAM ini merupakan proyek pertama yang tersulit karena melibatkan banyak kabupaten/kota.

SPAM Umbulan melibatkan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik dengan menyerap  investasi sebesar Rp 4,51 triliun, dengan porsi swasta (selaku badan usaha pemenang lelang) sebesar Rp 2,05 triliun.

Sementara pemerintah memberikan dukungan kelayakan sebesar Rp 818 miliar, dan badan usaha akan bertanggung jawab menyediakan sebagian dana lainnya.

Air baku yang akan diambil dari mata air Umbulan di Kabupaten Pasuruan tersebut akan didistribusikan melalui pipa transmisi sepanjang 93,7 kilometer untuk PDAM di lima kabupaten/kota yaitu Kota Surabaya (1.000 liter per detik), Kabupaten Pasuruan (410 liter per detik), Kota Pasuruan (110 liter per detik), Kabupaten Sidoarjo (1.200 liter per detik), Kabupaten Gresik (1.000 liter per detik), dan akan dinikmati sekitar 1,3 juta jiwa.

Pembangunan SPAM secara regional ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan air baku di beberapa kabupaten/kota.

Hal ini sesuai dengan amanat UU 23/2014, tentang Pemerintah Daerah, yang menyebutkan bahwa kerjasama antar daerah dapat dilakukan atas pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik serta saling menguntungkan.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya