Berita

m. sanusi/net

Hukum

Asal-Usul Aset Sanusi Terus Ditelusuri KPK

KAMIS, 21 JULI 2016 | 22:55 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.

Kuasa Hukum Sanusi, Krisna Murti menjelaskan, pemeriksaan kliennya kali ini merupakan pemeriksaan lanjutan terkait aset-aset Sanusi. Mulai dari kepemilikan tanah hingga bangunan digali penyidik.

"Artinya diperolehnya tahun berapa, didapatnya secara apa, dibelinya secara cash atau kredit atau secara full. Pokoknya hari ini menyangkut tanah dan bangunan sudah selesai," ujar dia usai mendampingi pemeriksaan Sanusi di Gedung KPK Jakarta, Kamis malam (21/7).


Krisna menduga, kliennya tak lagi menjalani pemeriksaan oleh penyidik. "BAP hari ini kan kemungkinan BAP yang terakhir, kan menyambung dari BAP TPPU yang tertunda kemarin," kata Krisna.

Di kesempatan berbeda, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengaku penyidik masih memerlukan keterangan Sanusi. Menurutnya, pihaknya belum merampungkan pemeriksaan terhadap Sanusi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang.

"Setau saya saya Sanusi belum P-21," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, sesaat tadi. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya