net
net
Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, jaringan pengedar vaksin palsu melibatkan bermacam profesi di bidang kesehatan, seperti dokter, bidan dan distributor. Penyidik, melihat adanya unsur kesengajaan dengan penuh kesadaran dari para tersangka dalam mengedarkan vaksin palsu.
"Produsen ini empat kelompok, empat jaringan distribusi. Mereka berbeda-beda, di mana mereka ada unsur bidan, distributor, ada juga profesi (dokter)," jelasnya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (21/7).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07
Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35