Berita

sanusi/net

Hukum

KPK Terus Dalami Pencucian Uang Sanusi

KAMIS, 21 JULI 2016 | 12:18 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Dalam rangka mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukannya.

Selain Sanusi, penyidik juga memanggil lima orang saksi dari pihak swasta untuk dimintai keterangan yakni Vidya listiyana, Riyantono, Musa, Danu Wira, dan Biyoumizal.

"Lima pekerja swasta akan dimintai keterangan untuk tersangka M. Sanusi," kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/7).


Yuyuk menambahkan, penyidik juga telah memanggil 10 orang saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus itu pada sehari sebelumnya. Dari 10 saksi yang berlatar belakang swasta, ada diantaranya dari perusahaan otomotif tempat Sanusi membeli beberapa mobil pribadi yang kini telah disita KPK.

"Ada beberapa perusahaan otomotif untuk konfirmasi aset-aset mobil," ujarnya.

Terkait kasus TPPU, KPK telah menetapkan Sanusi sebagai tersangka beberapa waktu lalu dengan dijerat Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Mantan politisi Partai Gerindra itu disangka menyamarkan asal usul dan sumber harta kekayaan yang diduga merupakan hasil dari tindak pidana korupsi. Sangkaan merupakan pengembangan dari kasus suap pembahasan rancangan peraturan daerah reklamasi Teluk Jakarta. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya