Berita

Muhammad Ongen Sangaji/net

Hukum

SUAP PODOMORO

Dicecar Hakim Tipikor, Ongen Hanura Ngeles Pakai Jurus Lupa

RABU, 20 JULI 2016 | 20:46 WIB | LAPORAN:

Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta Muhammad "Ongen" Sangaji pakai jurus lupa saat Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Sumpeno mencecarnya soal dugaan suap pembahasan dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

Ongen merupakan salah satu saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (20/7).

Kepada majelis hakim, Ongen mengaku pernah dua kali menghadiri rapat pembahasan Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta. Tapi, dia lupa kapan berlangsungnya rapat tersebut. Begitu pula, saat ditanya soal jumlah pasal yang dibahas. Ongen lagi-lagi ngeles pakai jurus lupa.


"Apa yang didengar pembahasan Raperda tata ruang. Bicarakan apa?" tanya hakim ketua.

"Saya lupa saya yang mulia," jawab Ongen.

Merasa tidak menemui jawaban, Ketua Hakim Sumpeno merasa kesal dan tidak percaya atas jawaban lupa Ongen. "Masa tidak ada yang nyangkut," tanya Sumpeno.

Saat disinggung ketua majelis hakim, Ongen mengaku tidak begitu fokus saat pembahasan Raperd. Dia malah memikirkan persiapan struktur DPD dan DPC Partai Hanura.

Mendengar penjelasan Ongen, Sumpeno kembali menyinggung ketua DPD Partai Hanura itu.

"Minimal menyimak, bukan datang hanya kosong disini," cetus Ketua Hakim Ketua Sumpeno.

Diketahui, Ongen merupakan salah satu anggota DPRD yang menghadiri pertemuan yang dengan chairman Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma Alias Aguan di kediaman Aguan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Pertemuan tersebut diduga membahas dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya