Berita

basuki tjahaja purnama/net

Catat! Warga Miskin Jakarta Meningkat di Kepemimpinan Ahok

SENIN, 18 JULI 2016 | 20:24 WIB

Angka kemiskinan warga Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengalami peningkatan.

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta meliris jumlah penduduk miskin di wilayah DKI Jakarta, Senin (18/7). Menurut data BPS, jumlah penduduk miskin di ibukota pada bulan Maret 2016 sebanyak 384,30 ribu orang (3,75 persen).

Dibandingkan dengan September 2015 (368,67 ribu orang atau 3,61 persen), jumlah tersebut meningkat sebesar 15,63 ribu atau 0,14 poin.


Sedangkan dibandingkan dengan Maret 2015 dengan jumlah penduduk miskin sebesar 398,92 ribu orang (3,93 persen), jumlah tersebut menurun 14,62 ribu orang atau 0,18 poin. Hal itu dipengaruhi turunnya inflasi yang terjadi DKI Jakarta.

"Garis kemiskinan (GK) bulan Maret 2016 sebesar Rp 510.359 per kapita per bulan, lebih tinggi dibandingkan dengan GK September 2015 sebesar Rp 503.038 per kapita per bulan, dan dsri GK Maret 2015 sebesar Rp 487.338 per kapita per bulan," kata Kepala Bidang Bidang Statistik Sosial BPS DKI Jakarta Sri Santo Budi Muliayinah, seperti diberitakan RMOLJakarta.com, Senin (18/7).

Menurut Sri, peranan komoditi terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).

"Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan Maret 2016 sebesar 64,59 persen (Rp 329.644), sedangkan sumbangan garis kemiskinan non makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 35,41 persen (Rp 180.715)," ujarnya.

Ditambahkan Sri, komoditi yang paling penting bagi penduduk miskin di Jakarta adalah beras. Pada bulan Maret 2016 sumbangan pengeluaran beras terhadap GKM sebesar 21,81 persen, kedua yakni rokok kretek filter 14,12 persen, dan daging ayam ras 7,23 persen. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya