Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Inilah Bukti Podomoro Beri Kontribusi Besar Ke Pemprov DKI

SENIN, 18 JULI 2016 | 16:58 WIB | LAPORAN:

Proyek reklamasi pulau G yang dikelola PT. Agung Podomoro Land ternyata memberikan kontribusi besar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Totalnya, ada sekitar 13 proyek senilai Rp 392 miliar yang sudah selesai dan sedang dibangun PT Muara Samudra Wisesa (MWS), anak perusahaan APL yang menjadi pengembang pulau G.
 
Beberapa proyek yang menjadi kontribusi tambahan APL diantaranya adalah pembangunan rumah susun Daan Mogot berkapasitas 320 kamar, furnitur rusun Daan Mogot, Rumah Pompa di Muara Karang, pengadaan tiang pancang PJU Kali Ciliwung dan pembangunan jalan inspeksi di sejumlah ruas sungai di Jakarta. Proyek jalan inspeksi itu meliputi Kali Mookervart Tahap I dan II, Kali Tubagus Angke, Kali Item Kemayoran, Kali Jodo, Kali Apuran Tahap I dan II dan Kali Sekretaris.
 
"Kami selalu mengikuti aturan dan ketentuan dari pemerintah. Proyek-proyek tersebut sudah kami bangun meskipun reklamasi di pulau G sendiri masih baru dalam tahap pengurukan,” jelas Halim Kumala, CEO Muara Samudra Wisesa di Jakarta, Senin (18/7).
 

 
Dia menjelaskan, proyek pulau G telah mengantongi seluruh ijin yang menjadi ketentuan pelaksanaan reklamasi. Seperti perpanjangan ijin prinsip, amdal, ijin pengurukan, ijin reklamasi dan ijin pelaksanaan reklamasi. 
 
Proyek reklamasi pulau G memiliki luas 161 hektar. MWS selaku pengembang memiliki sejumlah kewajiban berdasarkan ijin reklamasi yang dikeluarkan gubernur DKI Jakarta nomor 2238/2014, 23 Desember 2014.

Kewajiban pertama, pembangunan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang merupakan ketentuan umum bagi pengembang properti. Kedua, terkait penyerahan 5 persen dari luas lahan reklamasi bersih kepada Pemda DKI. Ketiga, kontribusi tambahan yang besarnya belum disebutkan. Namun peruntukan kontribusi tambahan itu telah ditentukan yaitu untuk pembangunan rumah susun murah, pembangunan rumah pompa untuk menanggulangi banjir, dan pembangunan infrastruktur di DKI lainnya.
 
"Pembangunan rumah susun serta berbagai proyek jalan inspekasi yang telah dibangun APL adalah bagian dari kontribusi tambahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah DKI. Kami berkomitmen untuk selalu menjalankan aturan tersebut,” jelasnya.
 
Halim juga menegaskan bahwa di pulau G belum ada bangunan yang berdiri. Di lokasi tersebut baru dilakukan pengurukan yang melibatkan kontraktor asal Belanda yaitu Joint Operation Boskalis-Van Oord (JOBVO). Kedua operator tersebut telah memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun membangun berbagai proyek reklamasi di seluruh dunia.
 
Sebelumnya dalam konferensi pers tanggal 2 Juli 2016 Presiden Direktur Agung Podomoro Land Tbk Cosmas Batubara menjelaskan bahwa proyek reklamasi pulau G dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebelum proyek ini dikerjakan, kontraktor dan konsultan ahli telah melakukan survey lapangan dengan berbagai metode. Seperti bathimetri, pinger dan soiltest. Hasil survey tersebut tidak menemukan adanya kabel listrik, pipa gas atau benda logam lainnya di area pulau G.
 
"APL adalah perusahaan publik yang selalu comply terhadap setiap regulasi dan berkewajiban menjalankan good corporate governance. Pembangunan pulau G sudah melalui tahapan-tahapan yang ditentukan oleh pemerintah,” kata Cosmas usai konferensi pers.
 
Adapun 13 proyek kontribusi tambahan APL adalah sebagai berikut:

1. Rusunawa Daan Mogot, total nilai proyek Rp 92.035.449.182
2. Furnitur Rusunawa Daan Mogot, total nilai proyek  Rp 909.885.000
3. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Ciliwung, total nilai proyek Rp 24.278.813.300
4. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap I, total nilai proyek Rp 27.594.600.000
5. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Mookevart Tahap II, total nilai proyek Rp 33.550.000.000
6. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap I, total nilai proyek Rp 62.150.000.000
7. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Apuran Tahap II, total nilai proyek Rp 45.925.000.000
8. Pembangunan jalan inspeksi Kali Jodo, total nilai proyek Rp  6.000.000.000
9. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Sekretaris, total nilai proyek Rp 23.375.000.000
10. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Tubagus Angke, total nilai proyek Rp 37.235.000.000
11. Pembangunan jalan Inspeksi Kali Item Kemayoran, total nilai proyek Rp 37.510.000.000
12. Rumah Pompa di Muara Karang, total nilai proyek Rp 1.378.813.300
13. Pengadaan Tiang Panjang PJU Kali Ciliwung, total nilai proyek Rp 729.900.000

Total keseluruhan niilai proyek adalah Rp 392.672.527.282. [sam]
 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya