Berita

foto :net

Dunia

Korut Minta Korsel Dan AS Tarik Semua Senjata Berat Dari Zona Demiliterisasi

SABTU, 16 JULI 2016 | 17:22 WIB | LAPORAN:

Jurubicara Tentara Rakyat Korea Utara (KPA) untuk Misi Panmunjom menyampaikan penjelasan atas pertanyaan yang diajukan koran Joson Inmigun pada Kamis (14/5) lalu, mengenai fakta bahwa militer Amerika Serikat di Korea Selatan baru-baru ini secara masif memperkenalkan berbagai tipe senjata berat di zona demiliterasasi sepanjang garis demakrasi militer/Military Demarcation Line (MDL).

Jubir tersebut merujuk media publik Korea Selatan tanggal 10 Juli 2016, bahwa faktanya Resolusi 551-4 Dewan Keamanan PBB memungkinkan diperkenalkan tidak hanya senjata api tapi senjata berat di zona demiliterasasi sepanjang MDL pada Juli 2014 dan telah mulai diimplementasi sejak 5 September pada tahun yang sama.

Menurutnya, tindakan itu terang-terangan melanggar kesepakatan gencatan senjata yang mengubah zona demiliterasasi menjadi zona bersenjata berat dan mendorong situasi ke fase tak terduga bentrokan militer.


Dia melanjutkan bahwa ini langkah AS yang tidak henti-henti menyulut perang Korea lain dan menunjukkan fakta sejarah bahwa Amerika telah lama ceroboh dan benar-benar melanggar Kesepakatan Gencatan Sejata Korea.

Di akhir pernyataannya, dia meminta Amerika dan Korea Selatan untuk menarik semua persenjataan berat dari zona demiliterisasi dan memberhentikan provokasi militer apapun melawan  Republik Rakyat Demokrasi Korea atau Democratic People's Republic of Korea (DPRK).[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya