Berita

foto :net

Politik

Lintas Tokoh Bentuk Tim Evaluasi Penanganan Kasus Terorisme

JUMAT, 15 JULI 2016 | 11:57 WIB | LAPORAN:

Para tokoh dari beragam latar belakang membentuk Tim Evaluasi Penanganan Kasus Terorisme untuk mengevaluasi praktek pemberantasan terorisme yang dilakukan oleh Mabes Polri dan Densus 88.

Tim ini terbentuk dilatarbelakangi "kegelisahan" Komnas HAM atas ketidakjelasan pemberantasan terorisme oleh aparat berwajib melalui Badan Nasional Penanganan Terorisme (BNPT) dan petugas di lapangan Densus 88.

Paling gres, kejadian bom yang meledak di Mapolresta Solo. Pelaku bernama Nur Rohman tewas di tempat dengan kondisi yang mengenaskan. Diduga setiap kejadian aksi terorisme selalu dibarengi dengan upaya mempercepat agenda revisi UU Terorisme.


Tim ini terdiri dari 13 orang yang akan bekerja sama selaam tiga bulan ke depan. Tim ini terdiri dari Busyro Muqoddas, Bambang Widodo Umar, Salahudin Wahid, Trisno Raharjo, Ray Rangkuti, Dahnil Anzar Simanjuntak, Haris Azhar, Siane Indriani, Hafid Abbas, Manager Nasution, Franz Magnis Suseno, Magdalena Sitorus, dan Todung Mulya Lubis.

"Kami akan menilai apakah sudah on the track atau belum, prinsip-prinsip moralitas penegakan hukum, prinsip HAM, kejujuran, dan transparansi proses penanganan (terorisme) itu sendiri," jelas Busyro di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jumat, (15/7).

Tim ini lanjut Busyro yang juga ketua umum PP Muhammadiyah, akan bekerja secara akademis, berdasarkan fakta dan teori untuk menghasilkan kajian yang komprehensif.

"Kami sepakat jangan sampai bangsa ini produksi terorisme sejak 2001 terus menerus. Lama-lama Indonesia teropini negara yang subur terorisme," kata Busyro.[wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya