Berita

Ilustrasi/net

Pengurus NESIA Laporkan Yus Dharman Ke Bareskrim Mabes Polri

SENIN, 20 JUNI 2016 | 15:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ratusan pengurus dan anggota perkumpulan Nasional Ekonomi Sosial Indonesia (NESIA) mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan pencemaran nama baik. ‎

"Saya mewakili Perkumpulan NESIA merasa nama baik kami telah dicemarkan," kata Sekretaris Jenderal NESIA, Sandy Ariesta, di Jakarta (Senin, 20/6)‎‎.

"Kami meminta pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baik NESIA untuk diproses secara hukum," sambungnya, sambil mengatakan bahwa seorang bernama Yus Dharman menuduh Ketua Umum NESIA Fili Muttaqien dan Wakil Ketua Umum NESIA Derrick Adhi Pratama melakukan penipuan. 

‎"Tindakan itu jelas sangat merugikan perkumpulan kami. Kami meminta penegak hukum menindak oknum-oknum yang mengaku-aku sebagai korban Dream for Freedom dan membawa-bawa nama Perkumpulan NESIA," ujar Sandy. 

‎Menurut Sandy, tuduhan pencemaran nama baik terhadap NESIA sangat tidak berdasar. Selama ini, aktivitas perkumpulan terus berjalan dan kerjasama-kerjasama yang dibangun NESIA masih terus berlangsung.‎ 

‎"Kami tetap memegang komitmen kami yang tinggi untuk mewujudkan visi dan misi organisasi yang bertujuan kesejahteraan bersama," ujar Sandy. 

‎Kuasa hukum NESIA, Andry Octavianes menjelaskan, dasar hukum yang digunakan kliennya melaporkan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 310 dan 318. Dalam kedua pasal itu disebutkan menyerang kehormatan atau nama baik seseorang ancamannya pidana.‎ [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya