Berita

nurhadi/net

Hukum

Inilah Alasan KPK Belum Jerat Nurhadi

SELASA, 14 JUNI 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi belum menjerat Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi sebagai tersangka. Padahal anak buah Hatta Ali itu sudah beberapa kali diperiksa untuk kasus dugaan suap penanganan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ketua KPK, Agus Raharjo menjelaskan, hingga kini belum ada bukti dari keterangan saksi yang mengarah keterlibatan Nurhadi dalam kasus tersebut.

Meski demikian, KPK tetap menaikkan kasus suap penanganan PK pada PN Jakpus ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Diharapkan dari proses persidangan nanti, diperoleh bukti baru.


"Belum ada pengakuan, Nurhadi mengatur kasus, jadi kita segera menaikkan ke pengadilan kasus suapnya dulu, bahwa kita akan mengeluarkan surat perintah penyelidikan baru, itu sangat dimungkinkan untuk kasus yang erat dengan penyuapan ini. Jadi mudah-mudahan seperti itu," papar Agus di gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/6)

Terkait sejumlah saksi dari pihak kepolisian yang diduga mengetahui keterlibatan Nurhadi, Agus menjelaskan, KPK sudah berkoordinasi dengan Kapolri agar mereka bisa diperiksa.

"Jadi tidak terlalu lama anggota Polri akan dipanggil untuk bisa ditanyai mengenai apa yang dia ketahui," ujar Agus.

Sebelumnya KPK, telah mengirimkan surat kepada Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti agar menginstruksikan empat bawahannya, untuk kooperatif saat dipanggil oleh KPK. Pasalnya, beberapa kali dipanggil, mereka mangkir.

Empat anggota korps Bhayangkara tersebut adalah Ipda Andi Yulianto, Brigadir Polisi Ari Kuswanto, Brigadir Polisi Dwianto Budiawan, Brigadir Polisi Fauzi Hadi Nugroho.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya