Berita

Hukum

Polda Metro Ambil Alih Kasus Telepon Pintar

SENIN, 13 JUNI 2016 | 22:36 WIB



Polda Metro Jaya kembali mengambil alih perkara 10 ribu telepon pintar diduga ilegal setelah sebelumnya menggandeng Bea Cukai.

Perkara ditangani Sub Direktorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus.


"Setelah kami dalami dan gelar perkara dengan pihak BC, kami bisa tangani sendiri. Ini masih proses nanti untuk perbuatan pidananya kami masih konstruksikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/6).

Menurut Awi, penyelidikan sepenuhnya akan dilakukan Polda Metro Jaya. Sementara, Bea Cukai akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Awi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah 10 ribu smartphone itu ilegal atau sebaliknya.

"Iya ini lagi proses. Ga bisa langsung begitu saja kan. Asal usulnya barang kan kami cari. Dari mana kan. Bukan langsung dipanggil dan langsung ketemu muaranya," terangnya.

Oleh karena itu, Awi meminta agar semua pihak bersabar. Ia menegaskan, pihaknya akan mengusut kasus ini. "Nanti kalau terbuka kami sampaikan. Tenang saja," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Fadil Imran menduga pengiriman telepon genggam itu melanggar kepabeanan.

Sejauh ini, polisi hanya mengantongi surat perjalanan barang atau "delivery order" (DO) yang dipegang pemilik barang.

Sebelumnya, petugas Satuan Intel Brimob Polda Metro Jaya mengamankan dua unit mobil boks yang membawa sekitar 10.000 unit telepon selular saat melintasi pintu keluar Tol Slipi Jakarta Barat pada beberapa waktu lalu. [sam]
‬

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya