Berita

Politik

PILKADA JAKARTA

Ahok Cari Muka Ke PDIP, Gerindra Santai

SABTU, 11 JUNI 2016 | 12:04 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Manuver Basuki Purnama atau Ahok merapat ke PDI Perjuangan tak membuat risau Partai Gerindra.

Belakangan ini memang Ahok kian gencar menyebut-nyebut PDIP dan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, di depan publik. Ahok terus mengklaim bahwa dirinya adalah "orang Mega" dan sangat dekat dengan lingkungan partai banteng itu.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif, mengaku yakin koalisi besar yang digagas Partai Gerindra dan PDIP segera terealisasi.


Menurut Ketua Tim Penjaringan Cagub Partai Gerindra ini komunikasi petinggi dua parpol belakangan makin intensif.

"Hubungan kami dengan PDIP sangat bagus perkembangannya. Makanya kami optimis koalisi dengan PDIP segera terbentuk," kata Syarif, dikutip dari RMOL Jakarta, Sabtu (11/6).

Hingga kini Partai Gerindra masih menunggu keputusan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, soal siapa calon yang akan diusung di Pilkada Jakarta 2017.

Pekan lalu, DPD Partai Gerindra telah menyerahkan tiga nama hasil penjaringan, yakni Sjafrie Sjamsoeddin, Sandiaga S Uno dan Yusril Ihza Mahendra.

PDIP sendiri adalah partai yang memiliki 28 kursi di DPRD DKI. Artinya, mereka otomatis memiliki tiket untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakilnya pada Pilkada DKI 2017.

PDIP telah membuka komunikasi politik dengan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya