Berita

zulkifli hasan

Zulhas: Kita Harus Kuasai Ekonomi Dan Rebut Kekuasaan

JUMAT, 10 JUNI 2016 | 13:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) melaksanakan safari Ramadhan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (10/6).

Zulhas tiba di pangandaran pukul 11.10 Wib, menggunakan pesawat charter. Setibanya di Pangandaran, rombongan Ketua MPR langsung menuju Masjid Besar Al Khikmah Kecamatan Prigi. Di sana sudah menunggu Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, takmir masjid dan masyarakat sekitar.

Zulhas ke masjid Al Khikmah untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat Pangandaran. Khususnya jamaah salat Jumat di Masjid Al Khikma. Acara tersebut dilaksanakan, hanya beberapa saat sebelum salat Jumat dilaksanakan.


Dalam sambutannya, Zulhas antara lain mengatakan, persoalan terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah masalah kesejahteraan. Terutama kesenjangan kesejahteraan antara si kaya dan si miskin.

Kelompok masyarakat yang kaya, kata Zulhas semakin kaya. Mereka menguasai berbagai sektor kehidupan. Mereka bahkan menguasai lahan, dan mengendalikan sektor ekonomi. Sementara masyarakat yang kurang mampu semakin miskin.

"Ada sekitar dua persen masyarakat Indonesia yang menguasai lebih dari 70 persen potensi ekonomi. Sedangkan sisanya kurang dari 30 persen potensi ekonomi Indonesia diperebutkan 98 persen masyarakat Indonesia," kata Zulhas menambahkan.

Karena itu Ketua MPR mengajak masyarakat muslim bersatu padu. Masyarakat harus mencari persamaan dan menghindari perbedaan.

"Yang pakai doa kunut atau tidak, tarawehnya 11 rakaat atau 23, pakai jenggot atau tidak, semua harus bersatu. Kita lupakan segala perbedaan khilafiah, dan perkuat persatuan. Yang salah itu yang tidak shalat, bukan soal janggot, kunut atau jumlah rakaat," ujar Ketum PAN ini.

Masyarakat muslim, lanjut Zulhas, harus bersatu merebut sektor ekonomi. Karena dengan merebut bidang ekonomi, masyarakat muslim bisa meningkatkan kesejahteraan. Selain ekonomi, umat Islam juga harus merebut dan mengendalikan kekuasaan. Karena hanya dengan memegang kekuasaan, Islam bisa lebih berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Untuk itu para pemuda muslim harus terus berlajar, agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," demikian Zulhas. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya