Berita

darmin nasution/net

Saat Ini Momentum Tepat Evaluasi Menteri Darmin Nasution

KAMIS, 09 JUNI 2016 | 09:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini merupakan momentum tepat untuk merombak tim ekonomi, terutama mengevaluasi keberadaan Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian. Sebab saat ini, memasuki bulan Ramadhan, harga-harga kebutuhan pokok meroket naik.

"Diprediksi mendekati lebaran harga-harga akan terus menanjak. Fakta ini membuktikan tim ekonomi rejim Jokowi-JK gagal total mengantisipasi kenaikan harga," kata Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA) Sya'roni.

Sebelum puasa Ramadhan, Presiden Jokowi mengatakan akan menekan harga sapi hingga Rp 80 ribu per kilogram. Kenyataannya, harga daging sapi terus membumbung hingga Rp 130 ribu per kilogram. Akibatnya Jokowi pun dijadikan olok-olok oleh publik. Pedagang daging sapi, misalnya, mengatakan kalau mau beli daging murah beli saja ke Jokowi.


"Anehnya, menghadapi situasi yang gawat ini Menko Perekonomian Darmin Nasution jarang tampil ke publik. Entah dimana dan apa yang dilakukannya? Hanya Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong yang harus belepotan memberi penjelasan ke publik," ulas Sya'roni.

Dalam situasi yang demikian gawat, Darmin Nasution mestinya tampil terdepan mengkoordinasikan kebijakan antar menteri ekonomi, sehingga ditemukan solusi yang tepat dan cepat. Tidak tampilnya Darmin memaksa Presiden Jokowi harus tampil sendiri meskipun hanya bisa mengumbar janji-janji akan segera menurunkan harga-harga.

"Sektor perekonomian merupakan pos yang terpenting sehingga harus dipimpin oleh figur yang kapabel. Menyerahkannya kepada figur yang tidak tepat hanya akan mengantarkan rakyat kepada kesengsaraan seperti sekarang ini. Segera rombak tim ekonomi dengan figur yang tepat," sebagaimana dilansir RMOLJakarta. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya