Berita

EE Mangandiaan Buka Silaturahmi Kebangsaan MPR Di Unpad

SELASA, 31 MEI 2016 | 12:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan membuka secara resmi Silaturahmi Kebangsaan dalam rangka Peringatan Pidato Bung Karno 1945 bersama civitas akademika Universitas Padjadjaran (Unpad), di Gedung Sanusi Kompleks Kampus Unpad, Bandung, Jawa Barat, Selasa ( 31/5 ).

Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Badan Pengkajian MPR Bambang Sadono, Ruhut Sitompul, Pimpinan Lembaga Pengkajian Jafar Hafsah, Waikota Bandung Ridwan Kamil dan Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono serta ratusan mahasiswa Unpad

Silaturahni Kebangsaan digelar dalam bentuk Seminar Ketatanegaraan dengan tema sentral "pancasila ideologi bangsaku, gotong royong semangat negeriku" dengan menampilkan narasumber Gurubesar Ilmu Hukum Tata Negara Unpad, Gurubesar Sosiologi Unpad Prof. Dr. Ganjar Kurnia dan Walikota Bandung Ridwan Kamil.


Dalam kesempatan tersebut, Mangindaan mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang begitu deras mengepung bangsa Indonesia dari segala arah dan segala aspek kehidupan masyatakat.

"Kita memiliki solusi dalam menghadapi itu semua yakni Pancasila. Tema diskusi ini menjadi sangat penting oleh para pakar agar Pancasila itu dipelajari dan kemudian keluar pemikiran-pemikiran cerdas dan kemudian keluar solutif terbaik dari tantangan dan permasalahan bangsa," katanya.

Berbicara soal peringatan 1 Juni 1945, Mangindaan mengatakan bahwa saat itu berlangsung peristiwa bersejarah. Ketika itu para pendiri negara bersidang di BPUPKI untuk merumuskan dasar negara Indonesia merdeka yang segera akan diwujudkan. Bung Karno kemudian mengeluarkan lima prinsip dasar kemudian dirumuskan dan menjadi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia yang tercantum dalam alinea keempat pembukaan UUD 1945.

Dalam perjalananya hingga kini, Pancasila sebagai dasar dan jiwa bangsa diterima seluruh rakyat Indonesia.  Pancasila gampang sekali dicerna rakyat dikarenakan isi dari Pancasila tidak asing lagi buat rakyat karena memang merupakan jati diri bangsa sejak lama yang kemudian digali kembali.

"Pancasila sudah membuktikan selama ini telah melampaui ruang dan waktu menjadi perekat semua komponen bangsa dan merekatkan dan menjadi pemersatu semua anak bangsa yang sangat majemuk," ujarnya.

Mangindaan mengaskan bahwa Pancasila harus dipelajari terus, digali, dipahami dan diperaktekkan. Sebab Pancasila tidak berjiwa statis tapi sangat dinamis. Untuk mencapai itu, butuh konsistensi masyarakat terutama pemimpin dan pejabat negara jadikan Pancadila sebagai landasan berpikir dan membuat kebijakan untuk masyarakat.

"Untuk rakyat, jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dan penyemangat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pesan politisi senior Partai Golkar ini. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya