Berita

arteria dahlan/net

Politik

PDIP Kritik Keras Pemerintah Terkait Pemangkasan PNS

SELASA, 31 MEI 2016 | 09:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan mengaku menghormati kebijakan Pemerintah terkait pemangkasan PNS, meskipun sebenarnya alasan efisiensi anggaran dia tidak terima.

"Saya ingin tanyakan pemangkasan menimbulkan ketidakpastian hukum, negara wajib hadir untuk menjamin dan memastikan hak bekerja, hak berusaha dan hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan," kata dia dalam keterannya kepada redaksi, Selasa (31/5).

Menurut Arteria, mereka yang akan diberhentikan, wajib hukumnya untuk mengetahui apa alasan diberhentikan, kriterium apa saja, dan itu hak mereka untuk pensiun dini.


Jadi, lanjut dia, ini seyogyanya hanya pilihan dan bukan diwajibkan bagi PNS, karena dari sejak semula mereka tidak mengetahui kebijakan ini. Yang mereka tahu hanya masa kerja sampai dengan mereka purna tugas.

"Bagi saya alasan efisiensi dan pembebanan APBN, tidak boleh dijadikan alasan. Sudahkah ada kajian mendalam kenapa harus ditempuh pensiun dini bagi 1 juta PNS? Untuk efisiensi apakah? Tidak ada cara lain?" tanya Arteria.

"Ini preseden buruk. Bayangkan bekerja dengan Pemerintah saja tidk pasti, apalagi yang bekerja dan digaji oleh pengusaha seperti buruh?" lanjut dia menambahkan.

Dia pun menyarankan agar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi untuk serius berpikir dan bekerja lebih keras lagi dalam mengambil kebijakan. Jangan selalu berakrobat, ini nasib orang yang dibelakangnya ada orang tua, istri, anak dan cucu yang harus mereka biayai dan perhatikan.

"Jadi kebijakannya harus manusiawi dan memanusiakan. Tidak cukup diselesaikan dengan pesangon dan sosialisasi, sosialisasi apa? Tidak benar, begitu mereka punya SK PNS mereka berhak, dan negara wajib pekerjakan mereka sampai pensiun, itu hukumnya," bebernya.

Tambah Arteria, sosialisasi teknis-teknis tidak bisa dijadikan dasar pembenaran atas kebijakan pemerintah untuk memangkas 1 juta PNS. "Sudahlan, hentikan akrobat dan polemik, jangan buat gaduh dan resahkan PNS dengan akrobat kebijakan. Mereka bukan kelinci percobaan," tegasnya.

Terakhir, Arteria berpesan kepada Menteri Yuddy, jangan mengurusi efisiensi APBN yang bukan urusannya, biarkan itu menjadi tugas Menteri Keuangan untuk memikirkannya.

"Uruslah urusan yang lebih penting dan bermanfaat, ini sudah hening semua. Pemerintah harus dibangun kepercayaannya, bukan dengan polemik dan kegaduhan baru, apalagi menjelang Puasa dan Idul Fitri seperti sekarang," tukasnya. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya