Berita

foto :net

Hukum

Polda Metro Jaya Geledah Perusahaan MLM Di Kemayoran

SABTU, 28 MEI 2016 | 10:27 WIB | LAPORAN:

Penyidik Subdit III Unit V Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggeledah perusahaan multi level marketing (MLM), PT RGS LWG di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat terkait dugaan peredaran obat ilegal.

"Iya benar (penggeledahan) tapi bukan penggerebekan," kata Kepala Subdirektorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Arsal Sahban saat dikonfirmasi wartawan.

Namun perwira menengah kepolisian itu belum mau menjelaskan secara rinci hasil penyelidikan sementara terhadap perusahan MLM dimaksud.


"Itu strategi kita tidak bisa dijelaskan karena masih dalam penyelidikan," ujar Arsal.

Terkait barang bukti yang disita, Arsal mengungkapkan, hingga kini belum ada yang diamankan oleh penyidik.

Sebelumnya, seorang konsumen melaporkan PT RGS LWG atas dugaan penjualan tanpa mencantumkan aturan pakai ke Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat. Laporannya terdaftar dengan nomor: TBL/2294/V/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 12 Mei 2016.

Seorang konsumen lainnya, SN juga mengadukan kasus serupa yang terdaftar dengan nomor : 518/ V/ 2016/ PMJ/ Restro Jak Bar tertanggal 19 Mei 2016 dengan sangkaan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf I tentang perlindungan konsumen.

Pelaporan itu setelah pelapor membeli barang berupa minuman herbal suplemen berupa minuman serbuk alami mengandung klorofil dan gamat di Food Court Season City Tambora Jakarta Barat pada Selasa (3/5).

"Pelapor bersama temannya sebagai agen MLM membeli produk itu yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh, tulang, kulit dan mengatasi gangguan lambung," kata pengacara pelapor Ageng Kartiko.

Ageng menjelaskan, suplemen itu tidak mencantumkan aturan pakai, izin dan kontak yang dapat dihubungi, bahkan salah seorang konsumen mengalami gangguan pencernaan usai meminum produk tersebut.

Selain itu, Ageng menyatakan pihaknya mengadukan indikasi peredaran produk tanpa izin tersebut ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya