Berita

ilustrasi

Hukum

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Residivis Gasak Harta Benda Tetangga

KAMIS, 26 MEI 2016 | 16:28 WIB | LAPORAN:

Jelang bulan suci Ramadhan, Karapin (27), residivis kasus pencurian, nekat menggasak harta benda tetangganya, Dedi Amboro, Kamis (26/5) dinihari.

Akibatnya, warga Jati Bunder VII RT017/09, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) itu, merugi hingga belasan juta rupiah.

"Total kerugian berkisar Rp 12 juta. Karena ada HP, uang dan barang berharga lainnya," ujar Kanit Reskrim Polsektro Tanah Abang, Jakpus, Komisaris Mustakim.


Kejadian tersebut bermula saat korban sedang tertidur pulas di dalam kamarnya.

Namun, saat dirinya terjaga, korban mendapati sejumlah harta bendanya telah digondol orang tidak dikenal.

Korban pun melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, dugaan pencurian mengerucut ke salah satu tetangga korban, Karapin.

"Keterangan saksi menyebutkan tersangka terlihat mondar-mandir di sekitar rumah korban sebelum melancarkan aksinya," terang Mustakim.

Tersangka pun tidak bisa mengelak saat dirinya diamankan berikut barang bukti yang dicurinya.

Kepada petugas, residivis tersebut mengaku terpaksa mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Pasalnya, pascabebas dari tahanan, tersangka merasa kesulitan mencari pekerjaan baru.

"Tersangkan dan barang bukti telah diamankan. Kita masih akan kembangkan, mengingat ada banyak laporan kehilangan sebelumnya," demikian Mustakim. [zul]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya