Berita

ruhut/net

Hukum

Pelanggaran Etik Ruhut Segera Disidangkan MKD

RABU, 25 MEI 2016 | 17:54 WIB | LAPORAN:

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI segera menggelar sidang pelanggaran etik anggota Komisi III Ruhut Sitompul, terkait pernyataan tak pantas yang diucapkannya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Polri dan BNPT pada 20 April 2016 lalu.

Persidangan akan digelar jika proses verifikasi yang dilakukan MKD sudah rampung. MKD akan memeriksa bukti-bukti yang ada, dan tanggal 31 Mei nanti akan diajukan sebagai sidang perdana.

Anggota MKD M. Syafii mengatakan, ucapan yang dilontarkan politisi nyentrik asal Partai Demokrat itu merupakan ucapan yang tidak layak. Karenanya, sebagai anggota DPR, Ruhut harusnya menjaga harkat, martabat dan kesopanan.


"Mungkin pelanggaran hukum belum tapi etika sudah. Dalam rapat internal anggota MKD harus ditindaklanjuti, panggil pengadu, dan klarifikasi yang diadu," jelas Syafii di Gedung DPR, Jakarta (Rabu, 25/5).

Syafii mengungkapkan hingga Selasa kemarin, proses verifikasi belum rampung oleh tim MKD.

"Mekanismenya pengaduan masuk, ada tim verifikasi untuk periksa standing pengadu, substansi, dan alat bukti. Kalau sudah lengkap, baru masuk tim internal diputuskan lanjut apa enggak," paparnya.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaporkan Ruhut Sitompul ke MKD. Dia dilaporkan karena dinilai mengeluarkan kata-kata tak pantas di muka publik. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya