Berita

jessica kumala/net

Hukum

JPU Akui Belum Cukup Bukti Untuk Menjerat Jessica

RABU, 25 MEI 2016 | 13:03 WIB | LAPORAN:

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta belum dapat menyimpulkan berkas perkara kasus Jessica Kumala Wongso dalam dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan racun sianida.

"Tim (JPU) belum menyimpulkan itu, masih proses," ujar Kepala Hubungan Masyarakat Kejati DKI Jakarta, Waluyo, Rabu (25/5).

Menurut Waluyo, tim JPU tidak akan berpatokan pada masa penahanan Jessica yang segera berakhir pada Sabtu 28 Mei mendatang. Namun, ada beberapa hal lain yang menjadi patokan.


"Kalau soal masalah penahanan, tidak berpengaruh. Dasar-dasar kita adalah alat bukti. Unsur-unsurnya sudah cukup, tapi belum didukung oleh alat bukti," terangnya.

Saat ini, kualitas alat bukti yang ada pada berkas perkara kasus Jessica perlu disempurnakan.

Meskipun Jessica bebas atau keluar dari tahanan, lanjut Waluyo, tim JPU akan terus meneliti alat bukti yang dibutuhkan. Mengingat, hal tersebut karena sudah ketentuan dari undang-undang.

"Yang jelas alat bukti sudah ada. Tapi,  kualitas alat bukti, perlu kita tambah atau kita gali," pungkasnya.

Seperti diketahui, penahanan Jessica di Rumah Tahanan Mapolda Metro Jaya tinggal tiga hari lagi, 28 Mei mendatang. Namun berkas perkara tersebut belum juga di P21 (dinyatakan lengkap). [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya