Berita

La Nyalla Mattalitti/net

Hukum

Fadli Zon: Kasus La Nyalla Tidak Fair

RABU, 25 MEI 2016 | 11:39 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengaku prihatin dengan kembali tertangkap tangannya oknum hakim di Bengkulu dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, OTT hakim sekaligus membuktikan fenomena korupsi tidak hanya terjadi di kalangan eksekutif dan legislatif saja, tapi juga yudikatif.

Terkait banyaknya pejabat yang di OTT KPK, anak buah Prabowo Subianto ini menilai penindakan yang dilakukan sudah bagus.


Penindakan yang dilakukan KPK menurutnya juga merupakan upaya pencegahan, dengan mengedepankan transparansi, serta akuntabilitas peradilan di negeri ini.

"Memang kita masih punya masalah di lembaga peradilan dengan apa yang disebut mafia peradilan," kata Wakil Ketua Partai Gerindra ini, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/5).

Menurut Fadli, oknum mafia tidak hanya ada di lembaga peradilan. Namun ada di lembaga lainnya. Dia kemudian mencontohkan kasus yang menimpa Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti.

"Banyak kasus tidak fair seperti kasus La Nyalla Mattalilti. Dalam praperadilan yang beberpaa kali dimenangkan, tetapi jaksa tetap mengeluarkan sprindik," pungkasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya