Berita

jessica kumala wongso/net

Hukum

Makin Mepet, Tim Jaksa Masih Teliti Berkas Jessica

SELASA, 24 MEI 2016 | 16:14 WIB | LAPORAN:

Masa tahanan Jessica Kumala Wongso segera berakhir tanggal 28 Mei mendatang.

Sementara itu, berkas perkara tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin pada awal Januari itu masih saja diteliti Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

"Lagi proses, masih proses. Berkas sudah lima kali dikembalikan. Hari Kamis atau Jumat, kita tunggu saja tim sedang bekerja," ujar Kepala Hubungan Masyarakat Kejati DKI Jakarta, Waluyo, Selasa (24/5).


Pihak Kejati mengembalikan berkas perkara Jessica karena kualitas alat bukti yang dimiliki polisi masih minim. Hingga kini tim JPU yang terdiri dari enam orang masih melakukan penelitian berkas.

"Yang jelas sampai saat ini jaksa masih melakukan penelitian," tegasnya.

Waluyo meminta publik sabar karena segera akan ada kepastian hukum terkait berkas perkara Jessica.

"Mudah-mudahan (segera ada kepastian) dalam rangka hukum, yaitu azas manfaat kepada hukum dan keadilan," tambahnya.

Waluyo menambahkan, jika berkas perkara tak juga selesai tepat waktu maka secara normatif tersangka harus dikeluarkan.

"Untuk tersangka ini tidak bisa mengandaikan hal-hal yang belum terjadi," demikian Waluyo.

Jessica dikenakan status penahanan sesuai Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) selama 120 hari terhitung sejak 10 Januari 2016. Dengan perhitungan tersebut, maka batas waktu akhir penahanan adalah 28 Mei 2015.

Meski Jessica dikeluarkan dari penjara, bukan berarti ia lepas dari tuntutan pidana. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya