Berita

Mulfachri Harahap/net

Hukum

Anggota DPR Duga Eksekusi Mati Tertunda Upaya Diplomasi

SELASA, 24 MEI 2016 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Eksekusi hukuman mati tahap tiga terus ditunda oleh Kejaksaan Agung.

Drama berlarut-larutnya proses eksekusi para terpidana mati menimbulkan kecurigaan bahwa ada yang ditutup-tutupi oleh Korps Adhyaksa.

Kecurigaan itu diutarakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap. Dia menduga sedang ada upaya diplomasi dari negara-negara yang warganya akan dieksekusi.


"Dugaan saya saja, mungkin ada upaya diplomatik yang sedang berlangsung, dilakukan oleh negara-negara yang warga negaranya terkena pidana mati dan akan dieksekusi," ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/5).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini yakin Kejaksaan Agung akan segera mengeksekusi para terpidana mati jika semua proses telah dilalui.

"Saya berkeyakinan apabila proses itu sudah tuntas, maka Jaksa Agung akan segera menetapkan tanggal pelaksanaan," pungkasnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya