Berita

badrodin haiti/net

Hukum

POLEMIK KURSI KAPOLRI

Duet BH-BG Harus Diperpanjang Demi Kemaslahatan Bangsa dan Negara

SELASA, 24 MEI 2016 | 05:29 WIB | LAPORAN:

RMOL. Wacana perpanjangan masa jabatan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (BH) jadi polemik. Ada yang pro dan ada yang kontra.

Bagi Putra kedua Kyai kharismatik Banten Alm. KH. Dimyati, Abuya Murtadlo Dimyathi, perpanjangan duet Badrodin dan Budi Gunawan tak salah jika dilakukan. Namun, hal itu haris dilakukan bila memang bertujuan untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara.

"Sepanjang kemaslahatan umat, tak ada salahnya jika duet BH dan BG bisa dipertahankan," kata Kak Mur, dalam keterangan tertulisnya, Senin malam (24/5).


Pengasuh Pondok Pesanteren Cidahu, Pandeglang, Banten ini pun mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggunakan hak preogratifnya secara presidensial dengan memperpanjang masa jabatan BH.

"Jangan terlalu banyak mendikte Presiden. Hak preogratif telah dilindungi Undang-Undang. Hak preogratif itu adalah kehendak Presiden bukan atas tekanan dari siapapun," tegas dia.

Kak Mur mengapresiasi sikap Jokowi yang selalu menggandeng para ulama dan tokoh tasawuf, meski kedekatan jalinan silaturahmi itu lepas dari pengamatan publik. Selain itu, Kak Mur, mengajak semua elemen bangsa untuk melakukan do'a bersama keselamatan bangsa dan negara, akhir pekan lalu di pondok pesantrennya.

"Seyogjanya Presiden, Panglima TNI, Kapolri beserta jajarannya diharapkan bisa hadir jika ada waktu luang. Insya Allah istigkhotsah nanti dihadiri ribuan jama'ah baik tokoh NU maupun Muhammadiyah," pungkasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya