Berita

budi waseso/net

Hukum

POLEMIK KURSI KAPOLRI

Buwas Bisa Gantikan Badrodin, DPR Wait And See

SELASA, 24 MEI 2016 | 01:17 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil angkat bicara soal kandidat calon pengganti Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun, Juli mendatang.

Saat ini sederetan perwira baik bintang dua dan tiga masuk dalam bursa Kapolri. Mereka yakni, Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Kabaharkam, Komjen Putut Eko Bayuseno, Kepala BNPT Tito Karnavian, Kalemdikpol Komjen Syafruddin, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, dan Sekertaris utama Lemhanas, Komjen suhardi Alius.

Bagi Nasir, sosok yang pantas dan berpeluang besar menggantikan Jenderal Badrodin Haiti adalah Komjen Budi Waseso. Sosok Buwas diyakininya merupakan calon yang memenuhi syarat dan berintegritas.


"Bisa saja dia (Budi Waseso), bintang tiga, semua sudah cukup syaratnya," kata Nasir dalam keterangannya, Senin (23/5).

Selain mampu menerjemahkan keinginan Presiden Joko Widodo, di mata politisi PKS ini, Kapolri juga harus memiliki visi dan misi sama dengan Presiden Joko Widodo.

Walau demikian, Nasir bilang, DPR saat ini tengah menunggu sikap Presiden Jokowi terkait masa jabatan Badrodin Haiti. Soalnya, masa jabatan Badrodin juga berpeluang diperpanjang Jokowi.

"Belum tahu sikap presiden. Jadi diperpanjang atau tidak tentu presiden mendengar dari ahli kepolisian, ahli tata negara, dan manajemen birokrasi. kita sendiri wait and see. Apapun sikap presiden itu pilihan yang baik," kata dia. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya