Berita

foto :twitter

Politik

Goenawan Mohamad: Surat Telegram Kapolri Jelas, Tak Ada Razia Buku!

SABTU, 14 MEI 2016 | 14:15 WIB | LAPORAN:

Sastrawan dan budayawan senior, Goenawan Mohamad ikut menyuarakan protes atas maraknya razia dan pemberangusan buku serta pembubaran diskusi publik bertemakan komunisme oleh aparat kepolisian, militer, dan organisasi massa belakangan.

Menurut Goenawan, surat perintah Kapolri Jenderal Badrodin Haiti tentang penindakan penyebaran paham komunisme, Marxisme, dan Leninisme sudah sangat jelas.

"Surat telegram Kapolri jelas; tak ada razia buku, dan tak boleh ormas main hakim sendiri," tulis Goenawan melalui akun Twitternya @gm_gm yang terpantau redaksi hari ini (Sabtu, 14/5).


Goenawan melalui akun twitternya juga mengunggah surat telegram dimaksud.

Telegram itu, beredar pada Jumat malam (13/5). Berdasarkan surat perintah bernomor 337/V/2016 itu, Badrodin mengatakan dalam penindakan hukum harus merujuk pada Tap MPRS No XXV/1999 dan UU No 27/1999.

Badrodin juga menekankan kepolisian di daerah-daerah tidak bias dalam menerima perintahnya. Diharapkan, penindakan atas paham komunisme ini tidak menimbulkan keresahan masyarakat di daerah.

Kemarin, dalam aksi damai di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Goenawan dengan lantang menyebut, razia dan pemberangusan buku adalah tindakan bodoh dan tidak layak. Menurutnya, tindakan pelarangan buku bisa menimbulkan pendekatan sipil untuk memperkuat aparat keamanan mengontrol masyarakat.[wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya