ilustrasi/net
ilustrasi/net
Demikian disampaikan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, agama memiliki paradoks yang melekat dalam dirinya, satu sisi menjadi alat perdamaian dan di sisi lain menjadi alat penghancuran.
"Pada saat dunia jatuh pada situasi kacau seperti sekarang ini, kita yang mengerti dan paham tentang paradoks agama tadi memiliki tanggungjawab yang besar untuk membendung sifat destruktif agama agar tidak terjadi tragedi kemanusiaan yang lebih besar," kata Yaqut dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 12/5).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
UPDATE
Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13
Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48
Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41
Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18
Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15
Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26
Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12
Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03
Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30
Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17