Berita

foto: istimewa

Nusantara

Terbukti, BPN Bogor dan Sentul City Kongkalikong Caplok Tanah Orang

SENIN, 02 MEI 2016 | 22:02 WIB

Tiga warga Kabupaten Bogor akhirnya memenangkan gugatan kepemilikan lahan terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PT Sentul City Tbk, di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, seluas 2,6 hektar.

"Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi putusan majelis hakim.  Lahan tersebut memang hak klien kami," kata kuasa hukum para penggugat, Lava Sembada usai persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jalan Diponegoro-Bandung, Senin (2/5).

Seperti diberitakan RMOLJabar.com, dalam putusan tersebut sudah jelas dinyatakan jika majelis hakim PTUN mengeluarkan putusan dan memenangkan penggugat. Artinya BPN dan PT.  Sentul City (Tbk) disalahkan dan sertifikat mereka dibatalkan sebagian karena 2,6 hektar merupakan milik penggugat.


Dalam sidang dengan agenda putusan yang digelar di PTUN, Majelis hakim yang dipimpin Sutiyono menyatakan pihak penggugat berhak atas lahan seluas 2,6 hektar yang sebelumnya diklaim milik PT. Sentul City (Tbk).

Dalam amar putusan bernomor 158/G/2015/PTUN-BDG, Hakim Sutiyono menyatakan membatalkan sertifikat lahan seluas 5,5 hektar yang dimiliki oleh PT. Sentul City (Tbk). Putusan itu sekaligus mengaktifkan kembali sertifikat lahan seluas 2,6 hektar milik ketiga penggugat, Dr. Darwin Dahsyat Tjakradidjaja, Djoe Alex Ramli dan Aang Setiawan, yang sebelumnya masuk dan dicaplok PT. Sentul City (Tbk).

Sidang putusan itu, hanya dihadiri pihak penggugat dan tergugat I yaitu BPN Kabupaten Bogor. Sedangkan tergugat II intervensi yaitu PT. Sentul City (Tbk), tidak hadir.

Atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim, pihak tergugat I meminta waktu untuk menentukan sikap. Sedangkan penggugat, akan menunggu sikap selanjutnya yang dipilih tergugat I. [sam]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya