Berita

ilustrasi/net

Kenaikan Airport Tax Soekarno-Hatta Masuk Akal

SENIN, 25 APRIL 2016 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN, Arief Puyono menilai kenaikan airport tax Bandara Soekarno Hatta masuk akal. Sebab, pelayanan di Bandara yang terletak di Cengkareng itu sudah semakin baik.

"Airport Tax Soeta lebih murah dibanding Surabaya. Artinya, ini masih masuk akal jika dilihat dari pelayanan dan kualitas bandara saat ini,” kata Arief saat dihubungi, Senin (25/4).
 
Kenaikan tarif airport tax ini, lanjut Arief, sebanding karena untuk menunjukan kualitas yang baik perawatan harus maksimal. "Apalagi sistem pelayanan Soeta masih lebih bagus dibanding bandara-bandara lainnya,” jelas dia.
 

 
Selain itu, menurutnya, kenaikan airport tax juga harus didukung karena Soeta adalah pintu gerbangnya Indonesia. Jangan sampai terlihat kumuh dan murahan. "Dari mana manajemen melakukan perawatan, ya mau tidak mau kata Arief dengan cara menaikan airport tax itu," jelasnya.

"Saya lihat perbaikan bandar Soeta di tangan dingin direksi sekarang mulai terlihat. Sudah mulai banyak perbaikan, tidak ada lagi pencurian, tidak ada calo. Merokok juga agak jauh, jadi wajar saya kira kenaikan ariport tak itu."
 
Diketahui per 1 April 2016 lalu, PT Angkasa Pura II (AP II) resmi menaikkan tarif Passenger Service Charge (PSC) atau lebih dikenal dengan airport tax di tujuh bandara. Dua di antaranya adalah bandara yang berada di area Jakarta, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Sementara untuk Airport Tax Surabaya sudah Rp 75.000. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya