Berita

Politik

Akseptabilitas Susi Lampaui Ahok, Moeldoko dan Bang Teguh Menyusul

MINGGU, 24 APRIL 2016 | 17:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Susi Pudjiastuti jadi idola baru warga Jakarta. Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan itu lebih disukai ketimbang Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Kesimpulan demikian nampak dari hasil survei terbaru Lembaga Survei KedaiKopi (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia‎).

Mesikpun pecalonannya sebagai gubernur DKI masih sebatas diperguncingkan, akseptabilitas Susi Pudjiastuti jauh melampaui Ahok yang memperoleh 69,6 persen.


"Akseptabilitas Susi Pudjiastuti menempati urutan pertama (74,5%) ‎melewati Ahok diurutan kedua," kata Jurubicara KedaiKopi, Hendri Satrio, Minggu (24/4).

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka di 40 kelurahan di 5 Kota di DKI Jakarta melibatkan 400 responden tanggal 18-21 April 2016.  Pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan metode sampel acak bertingkat. Margin of error survei ini sebesar +/- 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Dari hasil survei juga diketahui ada nama-nama baru yang memiliki akseptabilitas cukup tinggi bagi publik DKI. Mereka menurut Hendri Satrio adalah mantan Panglima TNI Moeldoko (47,2%) dan wartawan senior Teguh Santosa (47,1%).

Nama Moeldoko muncul sebagai balon Gubernur DKI Jakarta dari penjaringan yang dilakukan Partai Gerindra. Meskipun begitu Moeldoko mengaku tidak berniat merebut kursi DKI 1. Adapun Teguh Santosa sejauh ini serius mengikuti seleksi penjaringan cagub DKI yang diselenggarakan sejumlah partai politik. Bang Teguh, demikian ia disapa, antara lain ikut seleksi bacagub DKI dari PDIP, Partai Demokrat, dan PKB.   

"Urutan akseptabilitas versi Lembaga Survei KedaiKOPI adalah Susi Pudjiastuti, Basuki Tjahaja Purnama, Yusril Ihza, Sandiaga Uno, Djarot Syaiful Hidayat, M. Idrus, Moeldoko, Teguh Santosa, Adhyaksa Dault, Marco Kusumawijaya, Abraham Lunggana dan Ahmad Dhani," ulas Hendri Satrio.

Hendri menjelaskan pasca pemanggilan oleh KPK membuat elektabilitas Ahok terjun bebas. Elektabilitas Ahok pada April 2016 pasca pemanggilan oleh KPK melorot menjadi 45,50%, padahal pada Januari 2016 elektabilitasnya ‎43,25%, pada Februari 43,5%, dan pada Maret 2016 sebesar 51,80%.

"Ada 34,5 persen responden menyatakan mantab memilih Basuki Tjahaja Purnama. Sementara 30 persen menyatakan ragu-ragu dan 16,5 persen menyatakan tidak akan memilih Basuki Tjahaja Purnama pada Pilgub Jakarta mendatang," demikian Hendri Satrio.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya