Berita

foto :penum puspen tni

Pertahanan

Lagi, Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Papua

SELASA, 19 APRIL 2016 | 16:58 WIB | LAPORAN:

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 406/Candra Kusuma, Purbalingga, Jawa Tengah, yang tengah melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) di wilayah RI-PNG, beberapa waktu lalu, kembali berhasil menemukan ladang ganja di Dusun Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.
 
Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Czi Berlin mengatakan bahwa penemuan ladang ganja di hutan Kampung Kalilapar berada pada koordinat 9550-3580 yang berjarak lima km dari Pos Kalimao. Temuan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos Lettu Inf Buyung Asmoro beserta sembilan orang anggotanya saat melaksanakan patroli rutin.
 
"Terdapat sekitar 23 batang pohon ganja setinggi 2,5 sampai dengan 3 meter," bebernya.


Lanjut Kabidpenum Puspen TNI, penemuan ladang ganja di sekitar hutan Kampung Kalilapar merupakan hasil pengembangan dari penemuan ladang ganja sebelumnya yakni Kamis (31/3) lalu.
 
Menurut Kolonel Czi Berlin, temuan itu berawal ketika anggota tim patroli, Pratu M. Fadholi melihat tanaman yang menyerupai pohon ganja di sekitar kebun yang ditanami Cabai, Jagung dan Tembakau.

Tim patroli Satgas 406/CK kemudian melakukan pengecekan, dan ternyata memang benar pohon tersebut adalah ganja. Setelah berkoordinasi dengan Perwira Hukum Satgas Mayor Chk Herjune Aji, Komandan Pos Lettu Inf Buyung Asmoro memerintahkan anggotanya untuk mencabut pohon ganja tersebut dan menyisir daerah sekitarnya.
 
Kabidpenum Puspen TNI juga menyampaikan, Letkol Inf Aswin Kartawijaya sebagai Dansatgas Pamtas di Papua telah memerintahkan kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 406/CK yang berada di Komando Taktis dan jajaran pos depan agar selalu  aktif melaksanakan patroli dan sweeping serta anjangsana ke rumah masyarakat. Ini penting untuk mengumpulkan informasi terkait ladang ganja yang tumbuh subur di Papua. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah  peredaran miras, narkoba, ganja dan senjata api serta amunisi.

"Terbukti sampai dengan saat ini Satgas Yonif 406/CK telah berhasil menemukan empat kali ladang ganja, mengamankan senjata laras panjang dan munisi tajam sebanyak 30 butir hasil dari kegiatan sweeping yang digelar," kata Kolonel Czi Berlin.
 
Memang peredaran miras dan narkoba di Indonesia semakin banyak dan memprihatinkan. Tidak hanya orang dewasa saja yang mengunakan narkoba, tetapi juga remaja dan anak-anak sudah menjadi pengguna dan mengkonsumsi miras serta narkoba. Tidak terkecuali di Papua, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG.
 
Kabidpenum Puspen TNI menerangkan, peredaran miras dan narkoba di wilayah di Papua, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG, terbilang sangat tinggi.

"Banyak kita temukan masyarakat perbatasan yang mabuk di pinggir jalan karena mengkonsumsi miras dan narkoba. Bila hal ini dibiarkan, maka akan memicu banyaknya pelanggaran dan masa depan bangsa Indonesia akan terancam dan rusak karena miras serta narkoba," pungkasnya.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya