Berita

priyo/net

Politik

Alasan Hajriyanto Tohari Pilih Jadi Timses Priyo

KAMIS, 14 APRIL 2016 | 23:00 WIB | LAPORAN:

Politisi senior Partai Golkar yang juga tokoh Muhammadiyah Hajriyanto Y. Tohari selama ini diketahui selalu mengambil posisi netral dalam setiap gelaran Musyawarah Nasional.

Mantan wakil ketua MPR RI itu kerap menjabat sterring committe (SC) dalam setiap gelaran Munas Golkar, sehingga tidak diperkenankan berpihak atau menjadi bagian tim sukses calon ketua umum.

"Kepribadian saya adalah netral. Saya sejak Munas 1998 hingga yang terakhir selalu menjadi SC," ujar Hajriyanto di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Kamis, 14/4).


Namun, tatkala politisi Golkar Priyo Budi Santoso memutuskan maju sebagai calon ketua umum dalam Munaslub yang akan digelar pertengahan Mei nanti, Hajriyanto akhirnya memilih untuk memberikan dukungannya. Padahal, Hajrianto sebelumnya dikabarkan telah ditunjuk sebagai ketua Komite Etik SC Munaslub Golkar.

Hajriyanto memastikan tidak akan mengambil amanah posisi tersebut dan tetap akan menjadi bagian dari tim sukses Priyo Budi Santoso. Menurutnya, harus ada regenerasi dalam kepanitiaan Munas Golkar. Mengingtat banyak kader muda yang sudah layak menjadi penyelenggara Munas dan bisa menempati posisi SC.

"Saya melihat itu komite yang penting dan strategis, akan tetapi sejak Munaslub 98 saya tidak pernah absen jadi SC. Makanya diperlukan regenerasi, jangan saya seumur-umur jadi SC. Harus ada kaderisasi, banyak anak-anak muda yang bisa menduduki komite etik SC Munas mendatang," urainya.

Hajriyanto menegaskan dirinya tidak layak lagi menjadi ketua Komite Etik SC Munas, karena posisinya kini sebagai ketua Pengarah Tim Sukses Priyo Budi Santoso.

"Kali ini saya tidak lagi jadi SC. Saya ingin memberikan dukungan yang penuh kepada Priyo Budi Santoso," bebernya.

Setidaknya, ada  tiga alasan Hajriyanto memilih menjadi bagian dari tim sukses Priyo. Yakni, Priyo dianggapnya sebagai calon ketua umum yang otentik. Artinya, Priyo merupakan calon lama yang pernah juga maju sebagai calon ketua umum Golkar pada Munas Bali lalu. Kedua, Priyo masih relatif muda. Di usianya 50 tahun, Priyo dianggap punya banyak waktu membawa Golkar menghadapi kompetisi politik yang sangat kompetitif. Priyo juga saat ini merupakan full time politicion yang tidak sedang mengemban jabatan apapun.

"Dia tidak punya jabatan apa-apa, alias nganggur secara profesional. PBS tidak jadi anggota DPR, sehingga waktu dia besar dan luas untuk sepenuhnya mengurus partai," kata Hajriyanto.

Terakhir, dia menilai bahwa Priyo merupakan tokoh muda yang relatif bersih atau belum pernah tersangkut kasus korupsi.

"Priyo belum pernah jadi tersangka atau terdakwa, bahkan juga belum pernah jadi saksi dalam suatu kasus. Secara legal formal bersih dari kasus-kasus korupsi," tandas Hajriyanto. [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya