Berita

ilustrasi/net

Hukum

Benar, KPK Ciduk Dua Oknum Jaksa Kejati Jawa Barat

SENIN, 11 APRIL 2016 | 16:44 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (11/4). Tujuannya, bertemu pimpinan KPK untuk menanyakan informasi soal adanya dua Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang diciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas).

"Jadi tadi ketemu dengan pimpinan KPK, bahwa memang benar ada OTT tadi pagi jam 07.00 WIB. Oknum jaksa di wilayah Kejati Jabar dan sekarang sedang diproses dan didalami oleh KPK," ungkap Barita seusai menemui pimpinan KPK.

Barita juga membenarkan salah seorang jaksa yang diciduk KPK berinisial D dengan status fungsionaris di Kejati Jabar. Sedangkan seorang lainnya masih dalam perjalanan menuju Jakarta karena sudah pindah tugas ke Jawa Tengah.


Barita menambahkan, meski sudah dipindah ke Jawa Tengah‎, namun yang bersangkutan pernah bertugas di Jawa Barat dan menangani perkara dugaan korupsi yang berujung pada operasi oleh KPK ini. Dalam hal ini perkara dugana korupsi di Subang, Jawa Barat.

"Perkaranya berkaitan dengan perkara di Kejati Jabar. Ya kasusnya berkaitan dengan Subang. Nanti teknis penanganannya karena sudah ditangani KPK tentu
perkembangannya ditanyakan ke KPK saja," ucap Barita.

Tim Satgas KPK sebelumnya melakukan operasi tangkap tangan terhadap dua orang pejabat Kejati Jawa Barat. Bahkan informasi itu juga menyebut bahwa seorang kepala daerah di wilayah Jawa Barat juga turut ditangkap oleh Tim Satgas KPK.

Dalam OTT ini, KPK disebut telah menyita uang ratusan juta rupiah. Uang sebanyak itu diduga merupakan barang bukti terkait tindak pidana penyuapan. Ketua KPK Agus Raharjo membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan oprasi tangkap tangan, namun Agus belum memberikan informasi detail mengenai siapa-siapa saja yang dicokok oleh pihaknya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya