Berita

hm prasetyo/net

Hukum

Jaksa Agung: Belum Tentu Kejati DKI Tahu Mau Disuap

JUMAT, 08 APRIL 2016 | 14:11 WIB | LAPORAN:

Jaksa Agung H. Muhammad Prasetyo masih belum melihat indikasi keterlibatan anak buahnya di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam kasus suap PT Brantas Abipraya (Persero) terkait upaya penghentian perkara korupsi BUMN itu.

Bekas politisi Partai Nasdem itu menilai ada kemungkinan anak buahnya tidak mengetahui ada upaya penyuapan untuk meminta penghentian penyelidikan.

"Belum tentu Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tahu mau disuap. Bisa terjadi itu," ucap Prasetyo berdalih, di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (8/4).


Terkait kedatangan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Widyo Pramono ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Prasetyo menyebut kedatangan itu selaku tim klarifikasi untuk memeriksa pihak swasta yang tertangkap dalam upaya penyuapan.

"Ini adalah suap dan menyuap. Ini ada yang aktif dan pasif. Kami mau lihat siapa yang aktif dan pasif," ucapnya. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya