Berita

net

Hukum

Dari Anak Buah Ahok KPK Gali Proses Pengusulan Raperda

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 22:35 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati sebagai saksi untuk tersangka Presdir PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja, terkait kasus suap pembahasan Rancangan peraturan daerah (Raperda) Zonasi Reklamasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.

Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menjelaskan, pemeriksaan Tuty Kusumawati untuk menggali peran Bappeda dalam perencanakan pembangunan DKI Jakarta. Termasuk perencanaan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Bappeda ini kan merencanakan pembangunan, sehingga apa yang menjadi kontribusi Bappeda terhadap penyusunan Raperda," ujarnya saat konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta (Kamis, 7/4).


Di waktu yang berbeda, Tuty Kusumawati mengaku ditanyakan penyidik seputar revisi Peraturan Daerah tentang Reklamasi. Dirinya juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI belum menyepakati hasil revisi Perda tersebut sebelum pihak pengembang menyepakati kontribusi 15 persen untuk pemprov.

"Poin yang kita belum sepakat adalah poin yang ada tulisan pak gubernur. Ya kita sampai akhir belum sepakat ya. Tetap pada rumusan kita pada yang 15 persen dikali NJOP dikali lebar area," jelasnya usai menjalani pemeriksaan.

Tidak hanya Tuty yang digali keterangannya sebagai saksi, hari ini penyidik KPK juga memanggil lima saksi lain yakni Heru Budi Hartono selaku Kepala BPKAD yang juga bakal calon wakil gubernur DKI, Sudirman Saad selaku Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau- pulau Kecil.

Selanjutnya, Gamal Sinurat selaku Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI. Selain tiga dari PNS, KPK juga memanggil dua orang saksi dari pihak swasta yakni Budi Nurwono dan Herdy Halim.

"Untuk Hadi, Penyidik ingin cari tahu kronologi pengusulan Raperda," tutup Priharsa. [wah] 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya