Berita

foto: net

Politik

Draf Revisi UU Pilkada Masih Tahap Penyerasian

KAMIS, 24 MARET 2016 | 09:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Draf revisi UU Pilkada baru akan dibahas setelah anggota DPR ngantor. Saat ini wakil rakyat sedang reses hingga 5 April. UU Pilkada diharapkan rampung April atau Mei tahun ini. UU ini akan menjadi pedoman pelaksanaan Pilkada Serentak 2017.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan Pemerintah sampai saat ini masih terus berupaya menyempurnakan draf revisi UU Pilkada. Lantaran alasan tersebut, amanat Presiden (Ampres) belum juga dikirim ke DPR.

"Kita ingin yang kita kirim itu sempurna. Semoga satu dua hari ini dikirim ke DPR," ucap Tjahjo di Jakarta, Rabu (23/3).


Politikus PDIP ini menambahkan, draf masih dalam tahap penyerasian lebih rinci. Dengan sempurna tersebut, kata dia, akan memudahkan pembahasan dengan DPR nantinya. Tujuannya, agar pembahasan bisa lebih cepat.

Terkait DPR yang tengah masa reses 18 Maret-5 April 2016, Tjahjo menyatakan bahwa Ampres tetap dapat dikirim ke DPR. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya