Berita

Rahayu Saraswati/net

Politik

Keponakan Prabowo: Ahok Bisa Seperti Sekarang Tak Terlepas Dari Peran Gerindra

MINGGU, 20 MARET 2016 | 10:53 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan sepak terjang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa seperti saat ini tidak terlepas dari peran Gerindra.

"Kami dulu yang mengusung Pak Ahok. Waktu Pilkada Jakarta lalu (2012) hanya dua partai yang mengusung pasangan Jokowi-Ahok (PDIP dan Gerindra). Sisanya Foke (Fauzi Bowo)," ungkap wanita yang akrab disapa Sara ini, Minggu (20/3).

Putri dari pengusaha yang juga politisi senior Gerindra, Hasyim Djojohadikusumo ini menghimbau Ahok untuk tidak lupa akan peran Gerindra terhadap dirinya ketika Pilgub DKI periode sebelumnya.


"Saya ikut aktif bersama Tim Relawan Jokowi-Ahok saat membuat flashmob kotak-kotak," terang Sara.

Namun demikian, keponakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ini juga mengatakan, dalam politik itu selalu bisa berubah-ubah.

"Yang tadinya kawan bisa jadi lawan, dan sebaliknya yang tadinya lawan bisa menjadi kawan," kata Sara yang mengawali karier politiknya melalui organisasi sayap Partai Gerindra.

Sara memastikan dalam mengusung calon kepala daerah Gerindra pasti akan berusaha memilih yang terbaik.

"Orang yang kami usung itu bukan sembarang orang. Harus bisa membawa perbaikan bagi Jakarta, dan kini Pak Ahok memiliki banyak pendukung," imbuhnya.

Di sisi lain, Sara tidak mempermasalahkan Ahok yang bakal maju sebagai petahana pada Pilgub DKI 2017 mendatang melalui jalur independen. "Tidak masalah. Itu kan hak beliau," ucapnya.

Bahkan, dirinya memiliki suatu kebanggaan tersendiri karena calon yang dulu diusungnya itu bisa membawa sedikit perbaikan bagi Jakarta dan mempunyai pendukung sendiri saat ini yaitu Teman Ahok.

Dengan begitu, dia meyakini Ahok tidak akan berkoalisi dengan partainya, sehingga Gerindra dapat fokus dalam memilih calon internal.

"Tentunya sekarang ini kami terus mencari kader yang terbaik untuk pilkada nanti," tukas Ketua DPP Partai Gerindra ini.

Diketahui, dalam Pilgub DKI 2012 lalu, Ahok diusung oleh Gerindra sebagai calon wakil gubernur Jakarta berpasangan dengan calon dari PDIP Joko Widodo. Duet Jokowi-Ahok akhirnya berhasil memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Namun, pada September 2014 lalu Ahok mundur sebagai kader Gerindra. Kini Ahok memilih jalur non partai politik untuk maju kembali dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Ahok juga sudah menggandeng bakal calon wakilnya, Heru Budi Hartono. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya