Berita

teten masduki/net

Politik

IDM: Diskreditkan Orang Yang Bantu Iklim Investasi, Teten Pantas Dicopot

JUMAT, 18 MARET 2016 | 12:55 WIB | LAPORAN:

Sikap Ombudsman yang menyalahkan salah satu staf pada Kantor Staf Presiden, karena membantu perusahaan PT Xin Yan melaporkan buruknya kinerja pemerintah Kabupaten Tangerang dalam perizinan AMDAL untuk membangun pabrik, dianggap sebagai sikap keliru  .

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Fahmi Hafel, menyatakan, adalah sudah benar  jika staf Kepresidenan yang mendapatkan laporan dari investor yang dipersulit perizinannya selama 3 tahun oleh Pemkab Tangerang lalu membantu untuk melakukan langkah-langkah hukum yang dijamin konstitusi kepada Ombudsman.

"Pernyataan anggota Ombudsman Alvin Lie tentang pembekingan oleh staf dari Kantor Staf Presiden serta mengungkapkan laporannya ke publik adalah suatu pelanggaran kode etik sebagai pejabat Ombudsman," jelasnya.


Seharusnya Ombudsman justru menindaklanjuti laporan PT Xin Yan dan memanggil Pemkab Tangerang atas kinerja layanan publik yang dinilai buruk dalam hal perizinan AMDAL

Ia juga menyayangkan pernyataan dari Kepala KSP, Teten Masduki, yang justru memojokkan anak buahnya yang membantu mempecepat proses iklim Investasi di Indonesia dengan cara sesuai konstitusi. Menurut Fahmi, tindakan membantu penyelesaian untuk mempercepat investasi dengan mengarahkan PT Xin Yan melaporkan malpratik administrasi oleh Pemkab Tangerang seharusnya mendapat apresiasi.

"Sebab, selama ini investasi di Indonesia mengalami penurunan minat. Hal ini lebih disebabkan birokrasi yang sangat lama dalam hal perizinan," tegas Fahmi.

Sikap Teten Masduki yang mendiskreditkan anak buahnya tidak pantas dilakukan sebagai Kepala KSP yang semestinya mendukung kebijakan presiden dalam hal investasi dalam negeri

"Karena itu IDM mendesak presiden untuk mencopot Teten Masduki sebagai Kepala KSP yang kinerja dan kemampuannya di bawah standar sebagai pejabat yang harusnya membantu presiden," tuntutnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya