Berita

dedi iskandar batubara/net

Dedi Iskandar: Harga Karet Harus Dikendalikan Pemerintah

KAMIS, 17 MARET 2016 | 10:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Beberapa tahun terakhir, harga karet nasional terus anjlok. Yang paling merasakan dampaknya adalah petani karet. Saat ini harga karet di tingkat petani kisaran Rp 4 ribu per kilogram. Harga karet pernah mencapai Rp 15 ribu pada tahun 2012 dan 2013.

Anggota DPD/MPR RI, Dedi Iskandar Batubara, mengungkapkan, harga karet tidak bisa diserahkan semata kepada mekanisme pasar.

"Harga karet harus dikendalikan oleh Pemerintah, sehingga menutup peluang percaloan yang sesungguhnya menjadi awal anjloknya harga di tingkat petani," sebut Dedi kepada redaksi, Kamis (17/3).


Senator asal Sumatera Utara ini mengatakan, peningkatan penggunaan untuk kepentingan dalam negeri harus segera dieksekusi, karena sekarang proyek-proyek pembangunan infrastruktur sedang berjalan, maka momentum ini harus diambil oleh Pemerintah dengan menggunakan sebesar-besarnya karet lokal untuk kebutuhan domestik.

Selanjutnya, kata Dedi, Pemerintah harus menurunkan bea keluar ekspor yang sekarang 10 persen menjadi 5 persen, untuk mengurangi beban ekspor yang terjadi.

Dan untuk jangka menengah, lanjut dia, Pemerintah harus mempersiapkan industri karet nasional dari hulu ke hilir. Artinya, dari mulai proses produksi hingga menjadi barang siap pakai harus dikerjakan di dalam negeri.

"Sehingga jika pun ekspor, sudah dalam bentuk barang jadi," tukas Dedi. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya