Berita

Anggotanya Jadi Korban, Ketua DPD Desak Aparat Usut Kelalaian RS Mintohardjo

SENIN, 14 MARET 2016 | 22:34 WIB | LAPORAN:

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sulistyo salah satu dari empat korban yang meninggal dunia dalam insiden tabung meledak di Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Jakarta, Senin (14/3).

Saat insiden tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia tersebut sedang menjalani terapi hiperbarik.

Ketua DPD, Irman Gusman, merasa kehilangan atas kepergian senator asal Jawa Tengah itu.


"Kami tentu merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sahabat kami yang tiba-tiba mendapatkan musibah dari persoalan yang human error yah, karena kelalaian," ungkap Irman di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/3).

Menurut Irman, Sulistyo merupakan salah satu putra terbaik bangsa. Apalagi dia menjabat Ketua Umum PGRI.

"Dimana selama beliau ada di DPD RI, beliau sangat gigih untuk memperjuangkan nasib guru, kualitas guru. Saya juga kan dekat sekali ya, dengan PGRI. Karena ada kerja sama juga sehingga merasakan betul, tahu persis," tegasnya.

Terkait insiden ledakan tabung gas yang sebabkan tewasnya Sulistyo, Irman menyebut hal itu merupakan kemalangan yang tidak bisa dihindarkan. Meski begitu, ia mendesak pihak berwajib untuk menyelidiki itu.

"Di Jakarta saja, di rumah sakit yang besar saja, masih ada masalah standart operating prosedur yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang tokoh penting di republik ini. Sebagai Ketua Umum PGRI, kan beliau membawahi 3,5 juta guru karena kekonyolan, ketidakprofesionalan daripada mengelola sebuah institusi RS," sesalnya.

Sebelumnya, Sulistyo sempat mengeluh sakit saat menjalani rapat. Setelah itu, dia memutuskan memjalani terapi hiperbarik. Saat menjalani terapi, tepat pukul 14.00 WIB terjadi percikan api yang menyebabkan tabung oksigen meledak.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta ikut merasa kehikangan atas wafatnya Sulistyo. Pasalnya, menurut dia, almarhum merupakan orang yang baik.

"Baik sekali dan sopan orangnya halus. Dia dicintai oleh guru-guru, enggak gampang loh ngumpulkan guru demo begitu besar," tandas Oesman yang juga senator asal Kalimantan Barat ini. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya