Berita

Oesman Sapta

Oso Heran Ada Yang Takut Dengan MEA

KAMIS, 10 MARET 2016 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta heran dengan sikap beberapa elemen masyarakat yang sangat khawatir bahkan takut berhadapan dengan iklim Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) dan Asean Market.  

Menurutnya, pengusaha Indonesia tidak seharusnya bersikap seperti itu. Sebab, Indonesia memiliki kelebihan dan potensi yang sangat besar menguasai produk dan market Asean, Asia bahkan global.  Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, produksi yang sangat bagus dan baik dan satu lagi, Indonesia adalah pangsa pasar yang besar sebab memiliki jumlah penduduk yang besar.

Hal tersebut diungkapkan Oso sapaan akrab Oesman Sapta saat menajdi pembicara dalam Focus Group Discussion bertema "Tantangan dan Peluang Perdagangan Kopi Indonesia ke Depan" dalam rangkaian acara Rapat Umum Anggota ke-IX Asosiasi Eksportir dan Industi Kopi Indonesia (AEKI) 10-11 Maret 2016, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (10/3).


Ia menekankan, inilah saatnya bagi setiap pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam asosiasi termasuk AEKI untuk bangkit dan percaya diri meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi dan menembus pasar global.

"Sekali lagi saya tekankan, jangan mikirin lagi soal Asean Market atau MEA. Kita pangsa pasar yang sangat besar kok, ngapain kita takut. Yang ada kita harus memikirkan untuk memakmurkan bangsa kita sendiri dulu, tingkatkan produksi dan kualitas untuk kebutuhan pasar dalam dan luar, jika sudah makmur baru kita memikirkan soal Asean Market," kata Oso.

Untuk itulah, tambahnya, semua pelaku industri terutama di bidang pertanian, perkebunan seperti kopi ini untuk mendukung kesejahteraan petani. Pengusaha tidak akan besar jika petani tidak diperhatikan.

"Saya berharap pengusaha-penguasaha yang tergabung dalam AEKI semaksimal mungkin bisa melaksanakan kiprah dan perannya untuk bangsa dan negara," pungkas Oso. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya